Sabtu, 19 Oktober 2013

FF MinSul : (Horor) Follow Me !!! END


 
author : taE_Nda
Cast : Sulli | Minho | changmin | victoria | myung soo | suzy | taemin | minrin (OC) | Lee yeo  
genre : horor, romance

 
Sulli meraih tangan kanan lee yeo mencoba tenang dan memejamkan matanya, suara isakan tangis vic perlahan berangsur menghilang lalu digantikan keheningan , sulli membuka matanya suasana kamar yang terang dan ramai sekarang tergantikan dengan ruangan hampa penuh kegelapan.

Perasaan takut dengan cemas tentu saja melanda dirinya, cahaya yang remang-remang  membuat sulli harus menyipitkan matanya sesekali ia bertemu dengan sesosok pucat dan menyeramkan tentu saja itu bukan manusia, sulli pun harus tenang tidak boleh gaduh karena bisa menjadi pusat perhatian para mahklum halus itu.

---

“sulli ah” kata minho saat menyadari sulli telah masuk kealam gelap untuk mencari lee yeo. Posisi sulli masih dalam keadaan duduk di sebelah lee yeo dengan tangan yang masuih memegang erat tangan lee yeo. Tak ada yang berubah

“lee yeo,,, lee yeo,, kembalilah sayang ini eomma,, ini eomma lee yeo” vic mulai mengikuti instruksi sulli

--

“oppa, ada apa ini” tanya minrin saat baru sampai di halaman rumah vic dan changmin

“entahlah chagi, ayo keluar” ujar taemin, minrin pun buru-buru keluar dari mobil mereka dan melihat diatas rumah vic ada sebuah awan yang sangat gelap dan besar. Minrin pun melirik kearah rumah myung soo dan suzy . rumah itu penuh kebencian dan kutukan

“oppa, ayo cepat kita masuk” minrin merasakan ada hal yang tidak beres, minrin dan taemin buru-buru masuk kedalam rumah vic yang tak terkunci .

Minho mendengar pintu yang terbuka, segera saja ia berlari memastikan siapa yang masuk kedalam rumah

“taemin, minrin akhirnya kalian datang” minho langsung saja menarik minrin dan taemin masuk kedalam kamar lee yeo dan menceritakan secara detail masalah yang sedang mereka hadapi.

“ini gila,, sulli bisa terjebak disana akibat kondisinya” minrin berpikir dengan cepat cara apa yang bisa ia lakukan untuk cepat menarik sulli dan lee yeo dari alam kegelapan itu. “kita harus tau apa yang menyebabkan yeoja hantu itu menginginkan lee yeo” saat minrin sedang berpikir tiba-tiba suzy berteriak sangat keras

“AAAAARGHH, perut ku,,,, perutku sakit,, oppa, jebal,, sakit” ringsi suzy

Minrin merasakan ada sesuatu yang mendesak ingin merasuki tubuh suzy.

“minho oppa carikan pisau yang tajam untuk ku,,, taemin oppa cari garam dan taburkan garam itu keseluruh lantai kamr ini cepat” minho dan taemin mengangguk dan segera mencari apa yang mereka perlukan.suasana kembali mencekam , panic , ketakuan memenuhi rumah itu

“hey, mau kau apa kan istriku dengan pisau itu” myung soo menepis tangan minrin yang mengarahkan pisau tajam itu ketangan suzy. “aku harus menyelamatkan istrimu dan anakmu” ujar minrin tapi sepertinya myung soo tak percaya ia malah mendorong minrin hingga ia terdorong kelantai

“apa yang kau lakukan eoh?,” taemin yang tak terima yeojanya di dorong membalas perilaku myung soo dengan mencengkram kera baju myung soo dengan geram.

“apa yang kalian lakukan” minho memisahkan keduanya.

“AAARRRRGGGHHH” suzy semakin menjadi-jadi membuat orang tersentak kaget.

Myung soo semakin tak tega melihat suzy yang menjerit kesakitan sambil memegangi perutnya,
“baiklah maafkan aku
, lakukan yang terbaik untuk anakku dan ,,, tolong bantu istriku” kata myung soo . minrin kembali berdiri dibantu taemin . minrin meraih tangan suzy dan mengores kulitnya dengan pisau tajam itu, myung soo taj tahan melihatnya , ia hanya bisa mengalihkan matanya air matanya mengalir terus membahasi pipi tirusnya, ia tak tega melihat apa yang sedang terjadi pada suzy

Minrin mengambil darah segar yang bercucuran pada lengan suzy, ia mengoleskannya pada perut suzy yang sedikit bergerak-gerak seperti ada suatu benda didalamnya. Setelah permukaan perut suzy yang di penuhi olesan darah suzy sendirim , suzy kembali tenang ia merebek kain seprai lee yeo dan membalut luka suzy.

Tapi masalah belum selesai, ia harus kembali memikirkan jalan untuk membantu sulli, “minrin ah, kata vic noona,, lee yeo sering tertidur dan bermain dikamar yang ada di bawah tangga , apa perlu kita melihatnya?” Tanya minho

“tentu saja” minrin dengan cepat berlari kearah ruangan itu, minrin berdiri di pintu sedikit ragu tapi dia harus cepat dengan berani minrin membuka pintu itu tapi-tiba ZIINGGG

~~~~
Minrin seperti terbawa kemasa lalu, ia melihat keseliling minho dan taemin tak ada disana ,, yang ada disana hanya dirinya sendiri. Suasana rumah juga seperti masih siang hari

“yu jin, eomma pergi belanja dulu ya ,, hati-hati dirumah” minrin mengalihkan perhatiannya pada seorang yeoja yang sedang berbicara dengan anak kecil.

“ne, eomma” setelah itu sang eomma pergi, anak kecil itu tersenyum dan melambaikan tangannya pada sang eomma

“omo,,, lee yeo” minrin tersentak kaget saat anak kecil itu berbalik wajahnya sangat mirip dengan lee yeo, sangat mirip .

Walaupun tak terlihat minrin mencoba mendekat tapi tiba-tiba ada namja dengan kasarnya membanting pintu dan mengangkat tubuh yu jin dengan kasar , namja paruh itu sepertinya sangat marah, ia terus membentak yu jin dengan kasar “kau yang membuat istriku keguguran kan HAH” teriaknya

“ani,,, ajushi, yu jin hanya sedang bermain bola,, tapi ajumma jia datang ia tak melihat kalau di bawahnya ada bola,, lalu,, lalu ia jatuh sendiri”kata yujin.

“ia, karena istriku kegugaran . sini kau” ajushi itu menarik yujin masuk kedalam kamar dan seketika itu memukuli yu jin tanpa ampun hingga yujin tak sadarkan diri, ajushi itu tampak panic ia pun menutupi tidak kejahatannya itu,, ia memasukkan tubuh yujin kedalam lemari dan menguncinya.

“ani,, andwe,,, andwe,,, “ teriak minrin yang sama sekali tak terdengar

ZINNNGGGG

Minrin berpindah kesebuh rumah, yang bersebelahan dengan rumah yu jin itu.. ia melihat sepasang suami istri sedang tertawa bahagia, “ kibum,, apa yang kau lakukan dengan putriku hah?” tiba-tiba ibu sang anak datang . “kau membunuhnya??? Kenapa kau tega???’ yeoja itu mengis histeris tapi kibum dan jia malah tertawa meremehkan.

 “anakmu telah menyebabkan aku kehilangan anakku, dia pantas merasakannya, dia pantas mati “ teriak jia.. mereka memang bertetangga tapi kekayaan yu jin yang ditinggal ayahnya itu sangat berlimpah ruah dan menimbulkan rasa iri dan benci padahal jia dan kibum cukup kaya tapi karena hati mereka yang tamak jadi mereka tak ingin di saingi, jadi apapun yang dilakukan olah yu jin dan eommanya pasangan suami istri itu pasti terlihat tak suka.

Ibu yu jin geram ia perlahan mendekat pada sepasang suami istri itu dan menyiramkan air keras pada mereka,, kibum dan jia berteriak kesakitan setelah itu , ia meyiram mereka dengan minyak tanah dan melempar korek api  ketubuh keduanya.

Zinggg
Tubuh minrin berpindah lagi kembali kerumah sebelumnya dan melihat ibu yu jin telah meletakkan lehernya pada sebuah tali berniat mengakhiri hidupnya

“andweee” pekiki minrin

~~~

“chagiya,,,, “ taemin menyadarkan minrin yang termenung

“ah,, appo” kata minrin

“kau melihat apa?” kata taemin yang mengetahui kelebihan pacarnya yang bisa melihat kejadian-kejadian dimasa lalu.

“oppa, hantu itu mengira kalau kalau lee yeo adalah anaknya karena wajah lee yeo sangat mirip dengan anaknya,, “

“mwo?” kata taemin dan minho serentak

“ne, sekarang bantu aku membongkar lembari usang itu” perintah mirin, taemin dan minho pun segera masuk dengan senter dan alat penerangan seadaanya, ketika lembari di bongkar paksa karena dikunci mati,  terlihatlah tulang benulang di dalamnya. “astaga ini pasti tulang anak itu” tiba-tiba mata minrin beralih pada boneka beruang usang , lusuh dan sangat sangat kotor , mirin meraihnya .” semoga ini bisa membantu  kata minrin selanjutnya.

---

“lee yeo,,, lee yeo,, “ panggil sulli

“ajumma, kita mau kemana?” terdengar samar-samar suara lee yeo membuat sulli mempercepat jalannya menuju sumber suara dan betapa terkejutnya sulli saat melihat lee yeo yang sedang berjalan bergandengan dengan seorang yeoja berparas sangat pucat.

“lee yeo “ panggil sulli ,membuat lee yeo dan hantu wanita itu menoleh

“ajumma,,,,,” kata lee yeo sambil tersenyum tapi tidak dengan hantu itu , hantu yeoja itu sangat marah pada sulli karena ia tau niat sulli adalah mengambil lee yeo darinya. Tatapan mata merah hantu itu membuat sulli bergidik ngeri.

“lee yeo, kemari sayang” kata sulli mengalihkan matanya pada lee yeo.

“ne,, ajumma” lee yeo hendak berlari kearah sulli tapi tiba-tiba tangan hantu yeoja itu semakin kuat mencengkram tangan lee yeo membuat lee yeo meringis kesakitan

“awww, appo ajumma,, appoo” ujar lee yeo

“dia anakku,, dia anakku yu jin” kata hantu itu dengan suara serak penuh penekanan

“dia bukan yu jin, dia lee yeo anak victoria dan changmin,,, kau tidak boleh memabawanya kealammu,, kau bisa menyakitinya”

“DIAM, aku tak ingin kehilangan anakku lagi , pergi” tiba-tiba yeoja itu melayang membuat lee yeo hanya bergantung pada lengannya

“aaaaa,, ajummaaaaa,, aaaa” teriak lee yeo ketakutan

“lee yeo,, tenanglah sayang”

“dia YU JIN,,,, “

“aniyo,,, ani,, aku lee yeo ,, ajumma,, “ kata lee yeo, membuat mata merah hantu itu melotot kearah lee yeo

“jangan sakiti dia” sulli berlari kearah lee yeo dan hantu itu tapi sorot mata merah milik hantu itu menatap sulli, seketika itu tubuh sulli melayang , sulli memegang lehernya ia merasa ada yang mencekik lehernya, semakin lama sulli semakin sulit bernapas, ia tidak bisa melakukan apa-apa tubuh melemas .

“HENTIKAN” suara berat itu mengalihkan padangan hantu itu hingga membuat sulli terhempas kelantai.

“aaaaakh, “ sulli meringgis kesakitan, minho segera menghampiri sulli

“chagi, gwenchana?”

Sulli menganggu lemah sambil terus menghirup oksigen yang hambir habis dari paru-parunya. “bagaimana ,, oppa ada disini?” tanya sulli dengan nafas yang terenggah-enggah

“yang penting aku ada disini” kata minho

“hikssss,, hikssss ajushiiiii”

Suara lee yeo membuat minho mengangkat wajahnya .” lee yeo” gumam minho. “yaaaak, kau salah orang, anakmu sudah mati dan gadis kecil yang bersamamu itu bukan yu jin”

Sulli memandang minho , yu jin? Tau dari mana minho kalau hantu itu mengira lee yeo adalah yu jin, nama yang disebut-sebut hantu itu.

“ini, ini bukannya boneka anakmu” minho mengarahkan boneka itu pada sosok hantu yang sedang melayang bebas di udara seketika itu sorot matanya merah berubah menjadi norma.

“yu jin?” gumam hantu itu.

“dia sudah meninggal dan kau tau itu ,, jadi kami mohon kembalikan lee yeo pada kami, ibu dan ayahnya sangat mengkhawatirkannya. Bukannya kau juga seorang ibu? Pasti kau tau bagaiaman rasanya kehilang seorang anakkan?”

Perlahan lee yeo dan hantu itu turun, hantu itu menatap sendu kearah boneka beruang milik anaknya yang sudah lama pergi.

“ajushiiiii” lee yeo berlari kearah minho saat tangan hantu itu melepaskan genggaman tangan lee yeo.

“anakku, yu jin, maafkan eomma”

Tiba-tiba boneka itu melayang dan sampai ditangan hantu itu, wajahnya memancarkan kesedihan yang begitu mendalam, ia ingin menangis tapi air matanya ta kunjung turun. Minho dan sulli hanya bisa menatap nanar kearah hanti yang menyedihkan itu,

“maafkan aku” kata hantu itu kemudian berbalik menjauh dan hilang di balik kabut yang tebal, minho dan sulli segera memeluk lee yeo bersyukur kalau lee yeo masih bisa di selamatkan.

“kita harus cepat, minrin tidak bisa menahanku lebih lama atau aku bisa terjebak disini selamanya” ujar minho. Sulli mengangguk dengan dipapah minho sulli berjalan. minho rada kesulitan karena ia juga harus menggendong lee yeo.

“kalian mau kemana?” tiba-tiba sepasang makluk yang sangat mengerikan muncul dihadapan mereka, wujud itu sangat mengerikan wajah mereka benar-benar rusak parah. Lee yeo sontak menjerit ketakutan .

“apa mau kalian” tantang minho, ia sebenarnya juag takut dan shock melihat wujud hantu yang sangat meyeramkan begitu tapi mau bagaimana lagi , ia satu-satunya naja disitu ia harus terus melindungi keponakannya dan istrinya.

“kami mau kalian juga ikut bersama kami” hantu itu perlahan mendekat, sontak minho membawa lee yeo dan menarik sulli kearah samping kanan , mereka tak boleh berjalan berbalik .

“oppa, larilah , lepaskan aku” ujar sulli yang merasa kalau dirinya yang memperlambat  minho untuk berlari

“aku tidak bisa meninggalkanmu, kau tanggung jawabku” ujar minho, minho semakin memaksakan langkahnya saat melihat cahanya putih yang terbuka tak jauh dari tempatnya, sedikit lagi mereka akan sampai tapi tiba-tiba sulli melepaskan diri dari minho agar minho bisa lebih cepat berjalan, ia mendorong tubuh minho sekuat yang ia bisa, minho terkejut ia terlambat menyadari dan juga terlambat untuk menarik sulli untuk ikut masuk kedalam cahaya itu. Yang bisa minho lakukan hanya menatap sulli yang tersenyum kearahnya diikuti hantu pasangan yang buruk rupa dan bayangan hitam yang selalu mengikuti sulli , “ANDWEEEEEEEEEEEEEEEEEEE” teriak minho.

--


“hyung,, hyungg” taemin berusaha menyadarkan minho yang berteriak-teriak

Minho terbangun ia langsung menatap tubuh sulli yang sedang terduduk di samping tubuh lee yeo yang masih belum siuman, mata sulli masih tertutup, saat minho hendak berlari kearah sulli tiba-tiba tubuh sulli roboh .

“sulli,, sulli jeballl,, sulli ireona” air mata minho menetes, ia terus meneriaki nama wanita yang sangat ia cintai itu. Tak lama lee yeo tersadar vic dan changmin pun beralih pada lee yeo, lee yeo terlihat seperti anak yang baru bangun tidur ia seperti tak ingat apa yang sedang terjadi pada dirinya.

“eomma, appa ,, ajushi minho kenapa?” tanyanya polos, vic hanya bisa menggeleng dan menatap kasihan kearah minho.

“minho oppa miane” minrin berdiri disamping minho dengan dipapah taemin, tubuhnya sangat lemas walaupun untuk berdiri sendiri. 

‘ani,, jebal kirim aku lagi kesana agar aku bisa membawa sulli kembali,, minrin ya,, jebal” minho beralih pada minrin dan menguncang-guncang tubuh minrin agak kasar sehingga taemin ikut mengambil andil dan sedikirt mendorong minho yang telah lepas kendali.

“hyung,, tenanglah,, tenang” ujar taemin pada minho

“tenang kau bilang, lihat,,, lihat sulli belum sadar juga” minho menujuk-nunjuk tubuh sulli yang terbaring lemah.

“oppa, aku tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Kita semua harus pergi dari rumah ini sekarang “

Minho terlihat sangat shock, padangannya seketika menjadi kosong. Suzy dan myung soo menatap penuh iba.

“oppa, oethoke?” tanya suzy, ia pun menangis melihat sulli yang menjadi korban . myung soo hanya bisa menggeleng dan memeluk istrinya itu.
Dengan berat hati saat itu juga mereka keluar dari rumah itu , matahari telah menampakan setengah dari dirinya. myung soo memapah tubuh suzy, vic mengandeng lengan changmin yang juga mengendong tubuh mungil lee yeo. Dan minho dengan air mata yang terus mengalir mengendong tubuh sulli dengan lengannya. Ia tak menyangka kalau akan seperti ini, ia kehilangan wanitanya dengan cara seperti ini. Minho sangat membenci dirinya karena terlalu bodoh untuk membiarkan tangan sulli mendorong dirinya, kenapa saat itu ia tidak sigap untuk menarik sulli juga seandainya tangannya menarik tangan sulli juga, pasti saat ini sulli masih ada didunia nyata dan tidak terjebak di alam kegelapan bersama mahluk-mahluk mengerikan itu. Minho tidak bisa membayangkan apa yang terjadi dengan sulli disana. Sungguh minho mengutuk dirinya sendiri atas apa yang ia lakukan pada sulli.

Minho membaringkan tubuh sulli diatas ranjang kamar mereka. Detak jantung sulli tak mendeyut lagi , wajahnya terlihat sangat pucat . sudah 3 jam minho memandangi tubuh tak bernyawa itu tanpa merasa bosan. Sedangkan Taemin harus mengantarkan minrin pergi kerumah sakit untuk menjahit luka di telapak tangan kiri dan kananya, luka itu didapat karena telah mengirim minho kealam lain, darahnya cukup banyak yang keluar oleh karena itu minho tak boleh terlalu lama kalau saja minho lebih lama lagi disana kemungkinan besar minrin akan kehabisan darahnya dan minho akan terjebak selamanya disana.

Myung soo dan suzy memilih pulang kerumah orang tua suzy , lalu changmin dan victoria dengan rasa bersalah mereka , mereka lebih memilih untuk pergi ketempat beribadah untuk memanjatkan doa pada tuhan untuk kepergian sulli. Lee yeo pun ikut berdoa bersama mereka walaupun ia sama sekali tak ingat atas apa yang telah terjadi pada dirinya dan sulli.

Kembali pada minho, hari telah kembali malam ia sama sekali tidak menjauhkan matanya dari sulli yang terbaring tak bernyawa. Air matanya terus jatuh tanpa sibuk untuk menyekanya. Ia biarkan air matanya terjatuh menetes membasahi tangan pucat sulli yang berada dibawahnya.

“miane,, jeongmal miane” gumam minho, ia belum bisa melepas kepergian sulli.

Tiba-tiba minho merasakan ada yang bergerak didekat paha kanannya, dan detik kemudian minho terkejut saat melihat tangan kiri sulli sedikir bergerak-gerak. Mata minho semakin melebar saat melihat wajah sulli kembali berseri , pipinya kemari merah merona, bibirnya yang tadi pucat sekarang sudah berwarna pink segar.

“oppa,,,,”

Minho semakin tidak bisa mengendalikan kebahagiaannya lagi, ia meraih kedua tangan sulli dan menciuminya.

“chagiya,, kau kembali,, kau kembali”

Kemudian minho memeluk tubuh sulli yang terbaring, dengan perlahan sulli membuka matanya.

“chagiya” minho melepaskan pelukannya dan memegang kedua pipi putih sulli, menatap matanya lekat-lekat . “ ini keajaiban,, bagaiamana kau bisa kembali,,,,” tanya minho dengan air mata penuh kebahagian.

“asap gelap itu,,, ia yang melindingku dan membawaku pergi dari alam kegelapan itu”

“apa maksudmu? Bukannya asap itu menginginkanmu?” tanya minho

Sulli menggeleng, “ ternyata asap itu punya niat baik, untuk selalu melindungiku,, ia pergi saat ada oppa, karena asap itu yakin, oppa akan mampu menjagaku dengan baik”

Sulli pun menceritakan kalau asap itu berasal dari leluhurnya dan menyerupai yeoja berparas cantik, ia sama sekali tidak berniat jahat pada sulli hanya saja rupanya yang kadang berwujud asap hitamlah yang membuat auranya menjadi jahat. Minho mendengarkan semua apa yang diceritakan oleh sulli. Didalam hati kecilnya ia sangat-sangat berterimakasih pada asap hitam itu karena telah membawa sulli pulang kembali kealam nyata dan setelah ini minho berjanji akan lebih menjaga sulli sekuat yang ia bisa bahkan ia akan mmpertaruhkan nyawanya untuk melindungi sulli. Dalam keadaan apapun ia berjanji tidak akan membiarkan hal seperti ini terulang untuk kedua kalinya, karena bagi minho, ia tidak akan pernah merasa hidup saat sulli tak berada disisinya.

END

maaf kalau ceritanya bertambah gje, tapi author tetap berharap para readers mau memberikan tanggapan untuk FF ini,,,
paii paii


14 komentar:

  1. wihh debak eonni keajaiban selalu menghampiri sulli (y) (y)

    BalasHapus
  2. wihh debak eonni keajaiban selalu menghampiri sulli (y) (y)

    BalasHapus
  3. Daebak thor :) :'(.Hampir nangis pas sullinya gak bangun tapi akhirnya happy ending :)

    BalasHapus
  4. Untungg happy ending thorr.. Gak tega liat minhoo ...

    BalasHapus
  5. kereeeennn... merinding disko (?) bacanya,,, kkkk
    MINSUL JJANG... <3

    BalasHapus
  6. aku degdeg'an banget pas baca, untung ini siang..

    BalasHapus
  7. Daebak!! Jgn lupa ff yg lain ditunggu kelanjutannya minn :)

    BalasHapus
  8. Jadi ingat film insidious tentang dunia dimensi lain. Seremmm...

    BalasHapus
  9. daebakk eonni, akhirnya happy ending :)

    BalasHapus
  10. ku bacanya merinding lohhh,,, ga bgt. ku ga suka horor.. tpi klo cast'a minsul. gppa deh. skali-kali

    BalasHapus
  11. duh untung sulli kembali, gila merinding baca ffmu ini thor, bagus bgt, untung aja happy ending :')

    BalasHapus
  12. Keren thor ni ff :D sedikit sedih wkt sulli pingsan huftt untungnya banggun wkwk daebak thor!

    BalasHapus
  13. Gak puaaaasss.. Keren banget! (y)

    BalasHapus

 
Choi Minho & Choi Sulli Couple FanFiction Blogger Template by Ipietoon Blogger Template