Kamis, 06 Maret 2014

Between Minho,Sulli, And Taemin (Chap 2)



Main Cast : Choi Minho, Choi Sulli, Lee Taemin,  Jung Krystal

Author : Dina Matahari

Genre : Friendship,Romance
 
Length : Chapter


  Rating : General  

Foreword:

Minho, Taemin dan Sulli adalah tiga sahabat yang saling mendukung satu sama lain.
Tiba-tiba perasaan persahabatan berubah menjadi bentuk perasaan lain.
Minho, Sulli, dan Taemin menyadari perasaan cinta yang tumbuh dalam hati mereka.
Minho dan Taemin sama-sama jatuh cinta kepada Sulli. 
 Akankah perasaan cinta mengalahkan persahabatan yang sudah terjalin selama bertahun-tahun ?
Bisakah Sulli memilih salah satu di antara keduanya ?
Ataukah Sulli memutuskan untuk melupakan rasa cintanya ?
Ini adalah tentang hati...
Ini adalah tentang cinta... 
Ini adalah tentang persahabatan...


Chapter 2
  Tutup   Flashdisk

Sejak kejadian di lapangan bola, Taemin melakukan pergerakan sendiri. Tanpa sepengetahuan Minho, ia sering datang ke rumahnya mengunjungi umma sahabatnya. Ny. Eun Hye yang mengenal Taemin sejak kecil, sangat senang dengan kedatangannya. Dan dari Taemin ia baru tahu kalau anaknya sudah hampir tiga minggu tak pernah berkumpul dan bersama-sama dengan Taemin dan Sulli.


“ Umma tidak tahu… hanya  2 minggu yang lalu umma mendapat surat teguran dari pelatih karatenya. Minho berkelahi dengan teman latihannya Kim...Kim Hee Chul, kalau tak salah .”


Taemin tertegun. Kim Hee Chul adalah senior mereka yang sekarang sudah masuk universitas. Ia setahun di atas Minho, dan selama di SMA mereka dekat. Hanya sejak Yuri   mendekati Minho , Hee chul berubah drastis. Ia menjadi membenci Minho, dan menurut Sulli itu karena Hee Chul sebenarnya diam-diam mencintai Yuri.


“ Umma, apakah Minho hyung tidak bercerita tentang kami. Aku takut, kami telah berbuat salah yang membuatnya marah. Minho hyung tak pernah selama ini mendiamkan kami…maaf umma, aku hanya cemas pada Sulli. Belakangan ini wajahnya selalu murung. Sulli selalu menyalahkan dirinya sendiri…”


“ Sulli yang malang … aku sangat merindukannya. Sudah dua bulan ini, ia tak pernah datang ke rumah. Bagaimana keadaannya ?”


“ Sulli sehat-sehat saja, umma. Tadinya ia akan berkunjung ke sini tetapi ia kemudian memutuskan untuk tidak datang karena takut Minho hyung akan semakin marah pada kami. Jadi umma, tolong jangan ceritakan kepada Minho hyung kalau aku sudah datang ke sini.”


“ Baik…baik..” Ny. Eun Hye tersenyum


“ Umma… aku ada permintaan…” Taemin berkata ragu, sebuah ide tiba-tiba muncul di kepalanya.


“ Eh ??”


“ Aku tahu ini tidak sopan…tetapi aku ingin membantu Minho hyung. Aku tak mungkin membantu kalau tidak tahu masalahnya…. Dan…”


“ Langsung ke tujuan, anak muda !”


“ Aku minta ijin masuk ke kamar Minho hyung. Aku tahu kalau Minho hyung suka menulis diary di laptopnya.Aku tahu ini salah…tetapi umma, mungkin ini satu-satunya cara untuk mengetahui masalah yang sebenarnya.”


Ny. Eun Hye memandang laki-laki di hadapannya tak percaya. Melihat bagaimana Taemin berbicara serius, sinar matanya yang hangat dan tulus, serta senyum hangat yang selalu ditampilkannya selama berbicara, membuat hatinya terharu. Tanpa terasa air mata menetes di pipinya.


Taemin terkejut melihat umma Minho menangis,“ Umma, maafkan…apakah saya salah bicara ?”


“ Taeminnie…!” tangan Eun Hye terentang, mengharapkan Taemin datang ke pelukannya.

Taemin kebingungan ketika umma Minho memeluknya. Sudah lama sekali ia tak merasakan pelukan hangatnya umma Minho, dan sudah lama ia tak mendengar orang memanggilnya dengan sebutan “Taeminnie”.


“ …?”


“ Terimakasih…terimakasih telah menjadi sahabat yang sangat perhatian buat Minho…”


“ Umma …??” 

Taemin melihat wajah wanita di hadapannya, ia merasakan tangan hangatnya mengusap rambut dan mencubit pipinya. Rasa risih memenuhi dadanya, ia bukan anak kecil lagi….ia sudah menjadi remaja sekarang, dan tak senang diperlakukan seperti anak-anak.


“ Minho sangat beruntung memilikimu. Pergilah ke kamarnya dan temukan apa yang kau cari…umma tak akan mengatakan apapun pada Minho. Tetapi ingat, kau tahu Minho sangat teliti dengan barang miliknya. Pastikan tak ada satu bendapun yang berubah dari tempatnya.


“ Nae umma, terimakasih.”




Taemin Pov.


Aku memasuki kamar Minho hyung yang sangat rapi dan bersih. Tak perlu kucari  karena laptop yang kuincar tergeletak di meja belajarnya. Sambil menunggu laptop menyala, aku melihat berkeliling. Suasananya sama, tak banyak yang berubah sejak sebulan yang lalu aku menginap di sini.


Laptop menyala, aku memasukkan paswordnya dan teert …. terbuka.  Aku mengetahui password itu ketika kami sedang mengerjakan tugas sekolah, waktu itu Minho hyung membantuku membuat laporan perjalananku untuk pelajaran Bahasa Korea.

Mataku mulai mencari filenya, aku ingat Minho menyimpan diarynya dalam file “ BELIEVE IT OR NOT”, itupun tak sengaja kubuka . 
Pertama kukira file itu berisi gambar atau film tentang keajaiban dunia…ternyata didalamnya ada banyak foto-foto kami. Dalam file yang sama, aku sempat membaca curahan hati Minho ketika pertama kali masuk SMP. Tapi itu tidak lama, karena Minho keburu datang sehingga aku menutup file tersebut dan berpura-pura kembali mengerjakan tugas ( he he he).


“……………………………………………” 


Aku membaca diary Minho hyung mulai dari yang diungkapkannya kemarin, kemudian mundur dua hari yang lalu…tiga hari yang lalu… seminggu yang lalu………


Aku menemukan banyak kejutan di dalamnya, aku mulai mengerti mengapa dia bertingkah aneh, aku mulai mendapat jawaban dari semua pertanyaan yang selama ini sering muncul dalam benakku  tentang Minho hyung. Berkali-kali mataku terbelalak membaca ungkapan hatinya. 
Minho hyung orang yang tertutup sejak orang tuanya bercerai. Aku berterimakasih sekali kepada Tuhan karena membuat seorang Minho mau menulis apa yang dirasakan dan difikirkannya di laptop.

Tanpa fikir panjang, aku memasukkan flashdisk, kemudian mengkopi file itu. Maksudku supaya aku bisa membuka dan membacanya di rumah. Bila harus berlama-lama di kamar Minho hyung, aku takut ummanya Minho akan curiga atau yang lebih buruk lagi…Minho hyung  pulang dan memergokiku.

Setelah memastikan semuanya baik-baik saja, aku meninggalkan kamar Minho dan pamit pulang 

End of Pov.



 “ Umma, terimakasih…aku sebaiknya pulang sebelum Minho hyung tahu aku datang. “


“ Kau sudah mendapatkan jawabannya, Taeminnie ?”


“ Belum semuanya, tetapi aku pasti akan mengetahuinya…doakan saja aku agar bisa membatu Minho hyung , umma.”


“ Tentu saja….”


Taemin baru akan melangkah melewati pintu ketika bahunya dipegang.


“ Tunggu Taeminnie… kamu sudah merapikan semuanya lagi, kan ?”


“ Tentu Umma, aku tak menyentuh barang apapun di kamarnya kecuali laptop. Aku yakin, Minho hyung tak akan tahu kalau aku sudah memasuki kamarnya.


“ Baiklah kalau begitu…hati-hati di jalan.”


“ Nae Umma…annyeong !!” Taemin membungkukkan badannya  , kemudian berbalik dan berjalan menuju rumahnya yang terhalang beberapa rumah dari tempat Minho.


Sebuah senyum kemenangan terukir di bibirnya…ia sama sekali tak menyadari bahwa ada yang tertinggal di meja belajar Minho. Barang miliknya yang tergeletak di balik laptop. 


Tutup flashdisknya…



 Rumah Taemin

Sepulang dari rumah Minho, Taemin langsung mengunci diri di kamarnya. Ia memasukkan flashdisk yang tadi dibawanya, kemudian membuka file yang tadi dikopinya. 

Taemin bukan orang yang suka membaca, tetapi ia kini menghabiskan waktu berjam-jam membuka file demi file. Terkadang ia tersenyum, tertawa keras, bahkan sampai menitikkan air mata saat membacanya. Ia tak mengira, Minho bisa menulis begitu indah. Bahasanya menarik dan menyimpan ungkapan hati yang dalam. 
Dari apa yang ditulisnya, Taemin tahu bahwa sahabatnya itu ternyata punya hati yang hangat, peka dan perhatian dengan orang-orang di sekitarnya. Rasa  kagumnya semakin bertambah terhadap Minho. 
Ia tahu Minho sangat mengutamakan rasa persahabatan diantara dirinya, Sulli dan Taemin. Ia melihat bagaimana besar cinta Minho untuk ummanya. Bagaimana bersemangatnya ia dalam hobi olahraganya, Bagaimana ia mencintai dirinya dan…Sulli.

Taemin mematikan laptopnya, kemudian berbaring di kasur. Matanya melihat langit-langit kamar sambil berfikir. Ia paham sekali tentang Minho sekarang….Ia berfikir bagaimana cara terbaik membantu sahabatnya untuk menyelesaikan masalahnya yang diam-diam disimpannya hampir empat tahun. Taemin menutup matanya, 

“Tuhan…bagaimana mungkin aku tak bisa melihatnya ? Kami bersama-sama sejak kecil… bagaimana bisa aku tak memahaminya …?”


“ Taemin-ah !! Turunlah, makan malam sudah siap !!” suara ummanya mengembalikan fikiran Taemin yang melantur kemana-mana


“ Nae Umma ! Aku segera turun !!”





Mr. Lee (ayah Taemin), keningnya berkerut ketika melihat anak laki-lakinya turun dengan wajah ceria. Hal itu tak luput dari perhatian ummanya.

Taemin duduk di kursinya yang berseberangan dengan ummanya, IU yang duduk di sebelahnya melirik sambil tersenyum nakal.


“ Weeh… ada yang lagi jatuh cinta…!”


“ Huh ??” kata Taemin, kemudian mencubit pipi adiknya, “ Kau masih kecil, tahu apa tentang cinta heh ?”


“ Jadi, anak appa sekarang sudah jatuh cinta ?” Tn. Lee meledeknya.


“ Wae ?? Aniya !!” kata Taemin cepat


“ Lalu kenapa anak umma tersenyum gembira, padahal seminggu ini umma selalu melihatmu murung…”

“ Apakah cintamu diterima oleh gadis itu, Taemin-ah ? Ceritalah pada appa !!” goda ayahnya lagi.


“ Aniya !!” Taemin mulai merasa kalau orang tuanya aneh,” Aku tidak sedang jatuh cinta dan tak ada gadis…eh, ada apa dengan kalian appa ? Umma ??”


Kedua orang tuanya tertawa serempak, membuat Taemin terbengong. Wajahnya terlihat bingung.


“ Aish…my babyboy !! Sekarang kau sudah besar….!” Kata ayahnya sambil mengacak rambutnya.


“ Aish appa ! Aku sudah besar, janganlah suka mengacak rambutku !” 

Taemin pura-pura protes, padahal ia sangat senang diperlakukan begitu oleh ayahnya. Ia merasakan kehangatan dan perhatian ayahnya…satu hal yang tidak pernah lagi dirasakan Minho. Kasihan sekali Minho.


“ Gwencana ?” tiba-tiba ayahnya bertanya,” Kenapa kau jadi sedih begitu ? Maafkan appa…bagiku kau tetap babyboy…”


“ Gwencana appa… aku hanya teringat Minho hyung. Ia pasti akan sangat senang sekali kalau memiliki ayah seperti appa.” Kata Taemin


Mr.Lee dan Mrs. Lee berpandangan ,” Jadi selama ini kau murung karena memikirkan Minho ? Ada apa dengan dia. Dia baik-baik saja,kan ? Umma memang belakangan tidak melihatnya. Biasanya ia paling rajin menjemputmu ke sekolah. Kalian bertengkar ?”


“ Aniya… Minho Hyung memang sedang sibuk, ia menghabiskan banyak waktunya berlatih bola. Pekan depan sekolah kami akan bertanding. Kemudian, ia banyak tugas sekolah… Umma kan tahu, tahun ini adalah tahun terakhirnya di SMA. Ya, aku sedih tak bisa hang out dan ngobrol dengannya seperti biasa. Tapi, aku harus memberinya waktu untuk kesibukannya itu, kan Umma ?”


“ Umm …ya. Sekarang, ayolah makan sebelum semuanya  dingin…”


Taemin tersenyum, matanya bersinar melihat masakan yang disiapkan ummanya.


“Mashita !!” katanya, membuat orang tua dan adiknya tertawa.


Meja makan itu kembali hangat dengan tawa dan kasih sayang. Taemin bahagia…bahagia sekali memiliki keluarga lengkap yang sangat akrab.



Rumah Sulli

Sementara itu, Sulli berkutat dalam selimut tebalnya. Sebuah boneka Teddy besar dipeluknya erat-erat. Boneka itu adalah hadiah ulang tahun dari Minho saat ia berusia 17 tahun. Ia memberi nama boneka itu “Froggy”, untuk mengingatkannya kepada sang pemberi… alasannya memberi nama Froggy, karena mata besar Choi Minho mengingatkannya pada Prince Frog…salah satu dongeng pavoritnya. Ia selalu membayangkan dirinya sebagai princess yang beruntung memiliki seorang Prince Frog dalam hidupnya.



Sulli Pov.


“ Aargh…!!” Aku  mendesah putus asa.

Ya, aku hanya punya impian menjadi princess bagi seorang Choi Minho karena kenyataannya Minho oppa  sudah punya princess di hatinya.
 Aku merasakan kepedihan menyelinap ke dalam dadaku. Tanpa siapapun ketahui, diam-diam aku telah mulai mencintai Choi Minho sejak SD. Perasaan itu dimulai dengan kekaguman  pada kegigihannya dalam mengejar cita-cita . Minho oppa selalu menduduki peringkat pertama di sekolah , selain itu ia hebat dalam sport. 

Berkali-kali aku kagum ketika melihat semangat dalam dirinya ketika sedang berolahraga. Aku menyukai cara Minho oppa berlari, Aku menyukai cara Minho oppa menendang bola, mendrible bola. Aku  menyukai bagaimana wajah dan tubuh Minho oppa larut dalam kebahagiaan setiap memasukkan bola ke ring lawan. Dan aku menyukai kebisaaan Minho oppa yang selalu mencium ibu jarinya kemudian menunjuk ke udara setiap mendapat kemenangan .

“ Aku bisa menang karena aku punya kemampuan dan kekuatan… dan aku tahu kekuatan itu datangnya dari Tuhan. Makanya aku kembalikan keberhasilanku kepada Tuhan, karena tanpa Tuhan aku bukanlah siapa-siapa. Aku tidak bisa apa-apa…” (Author : Ini hanya karanganku saja... kkk)


Itulah yang dikatakan Minho oppa saat ditanya mengapa sering melakukan gerakan begitu. Mendengar jawaban yang indah dari bibirnya, membuatku merasa bahwa saat itu aku benar-benar jatuh hati padanya.

Sayangnya, Minho oppa tak pernah punya perasaan yang sama padaku. Ia hanya menganggapku sebagai sahabatnya, sebagai adiknya. 


Memasuki SMA aku harus menelan pil pahit, ketika Minho oppa mengatakan bahwa ia jatuh cinta pada Bae Suzy teman sekelasku. Suzy adalah anggota cheer leader sekolah yang sangat cantik. Ia menjadi incaran laki-laki di sekolah kami. 
Seminggu kemudian, hatiku hancur karena Minho oppa dan Suzy mengumumkan ke seluruh sekolah bahwa mereka sekarang berpacaran. 
Setiap hari, karena aku dan Taemin Oppa selalu bersamanya, kami menikmati pasangan yang sedang kasmaran itu di depan mata kami. Walaupun aku sering merasa ingin menangis, aku berusaha menghibur diri sendiri dan mengajak Taemin oppa bercanda. Hubungan mereka berlangsung hanya satu bulan, kemudian putus. 
Aku waktu itu merasa gembira dan berharap agar Minho oppa bisa mencintaiku. 

Harapan itu hilang ketika kemudian dalam kehidupan Minho oppa muncul banyak gadis  seperti Kim Hyuna, Dara,Jung Sojung …sampai akhirnya Kwon Yuri. 
Mereka adalah gadis yang popular dan cantik-cantik. Bahkan Yuri unnie… ia gadis yang paling popular karena kecantikannya. Kwon Yuri adalah seorang model professional yang cukup ternama. Kupikir Minho oppa memang pantas bila berdampingan dengannya.


Dari rentetan kejadian itu, hanya satu yang bisa kusimpulkan bahwa seorang Choi Sulli yang kutu buku, tak mungkin bisa menarik hati seorang Choi Minho. Aku mulai memfokuskan fikiranku pada persahabatan kami. Menurutku, tidak menjadi cintanya Minho oppa merupakan nasibku. Dan menjadi sahabatnya lebih baik dari pada tidak menjadi apapun baginya. 
Tetapi aku tidak munafik, perasaan cintaku terhadapnya masih ada bahkan semakin membesar dari hari ke hari. Itu membuatku tak bisa membuka hati kepada siapapun yang berusaha mendekatiku. 
Bila aku dekat dengan seorang pria, aku merasa sedang mengkhianati Minho oppa, padahal dia bukan pacarku, Satu-satunya pria yang dekat denganku selain Minho oppa, adalah Taemin oppa. Taemin oppalah yang selalu memberikan kekuatan kepadaku dengan perhatian, kehangatan, serta candaannya. Aku merasa dia pengganti kakakku Siwon oppa,  yang kini sedang melanjutkan studi di Amerika.

End of Pov





Sulli kembali memeluk boneka Teddynya dengan erat.


“ Froggy, Minho oppa sekarang berubah…banyak berubah. Ia bahkan mendiamkanku dan Taemin Oppa selama sebulan ini. Ini sakit…ini menyakitkan sekali…”


Dua butir air mata menggelinding jatuh di pipi Sulli yang mulus. 
Ia ingat kejadian di lapangan bola, sore itu adalah saat terakhir kalinya mereka bertiga berkumpul dan bicara. Tepatnya, dirinya dan Taeminlah yang bicara karena Minho waktu itu hanya diam. 
Yang membuat Sulli sering menangis adalah saat terakhir mereka berpisah di lapangan parkir. Sebelum pergi Minho masih berkata kepada Taemin… tetapi tak ada satu patah kata pun yang dikatakannya pada Sulli. Minho mengabaikan keberadaannya. 
Apakah ia telah melakukan kesalahan pada Minho ? 
Kalau benar mengapa Minho tidak mengatakannya ? 
Bukankah selama ini, mereka selalu terbuka bila ada salah satu hal yang mereka tidak sukai dari sahabat-sahabatnya?

Air mata Sulli mulai mengucur deras. Membasahi pipinya. Rasa sakit itu semakin menjadi, apalagi setelah siang tadi ia mengetahui kebenarannya.


Flash back


Sulli waktu makan siang berkumpul dengan Victoria, Amber, Krystal dan Luna. Taemin tidak ikut karena ia harus berlatih drama untuk pentas perpisahan nanti. Ketika sedang menikmati makan siang mereka, tiba-tiba Yuri memasuki kafetaria dengan Junsu. 
Junsu adalah siswa pindahan yang digosipkan menjadi orang ketiga dalam hubungan Minho-Yuri. Mereka masuk sambil tertawa, tangannya bergandengan dan mata mereka selalu mengadakan kontak.


“ Lihatlah…Kwon Yuri menebarkan pesonanya kepada siswa baru itu. Kau tahu kenapa ? Karena Junsu anak pengusaha terkenal di Seoul !” Amber yang bermulut tajam, berkata dengan geram.
“ Ya… dan Minho oppa telah didepak olehnya…” Krystal menimpali dengan wajah sedih, walaupun ia ex-girl Minho, ia merasa Minho tak layak diperlakukan seperti itu.

Suli terbatuk dan menyemburkan minumannya

“ Apa ? Krys, katamu dia mendepak Minho oppa ??”


“ Aish Sulli… kamu ini kan sahabatnya Minho oppa. Lagipula seluruh sekolah sudah tahu ini, beritanya sudah menyebar kemana-mana. Yuri mendepak Minho dan menggaet Junsu.  ” Krystal melihatnya  


Sulli menelan ludahnya, tak bisa percaya dengan pendengarannya. Yuri mendepak Minho Oppa untuk pria lain ? 


“ Pabo Sulli ! kemana saja kau selama ini ? Sampai berita besar begitu kau melewatkannya?” kata-kata itu berputar-putar di kepala Sulli.


End of flash back


“ Bagaimana ini Froggy ? Sekarang Minho oppa pasti sedang sedih. Ia pasti butuh teman…tetapi aku tak punya keberanian untuk mendatanginya. Bagaimana kalau ia memang sudah tak mau berteman lagi denganku ?”


Sulli  menutup wajahnya dengan selimut 


“ Ottoke..ottoke !” katanya putus asa, “ Mianhe, Minho oppa…aku tak bisa menghiburmu di saat kau sedih.”





Rumah Minho



Minho memasuki kamarnya, kemudian membaringkan badannya di atas kasur. Seharian ini jadwalnya padat sekali. Setelah menyelesaikan jam sekolahnya, ia pergi ke tempat latihan karate untuk mengikuti ujian. Pulang dari sana, ia mampir ke perpustakaan dan meminjam beberapa buku untuk mengerjakan tugas sekolah. Dari perpustakaan ia langsung menuju tempat latihan bola…mengingat jadwal pertandingan tinggal menghitung hari. Sekarang badannya terasa benar-benar letih…walaupun ia tadi sudah mandi air hangat, dan makan malam dengan ummanya… itu tak membuatnya merasa lebih baik.


Saat sedang makan malam tadi ummanya bertanya tentang Taemin dan Sulli. Ia tahu pertanyaan itu pasti akan muncul, karena memang sebulan belakangan ini dirinya mencoba menghindari mereka. Pasti umma bertanya, karena bisaanya dalam seminggu Sulli dan Taemin pasti akan menghabiskan waktu di rumahnya.


Minho menarik nafas panjang, ketika merasakan dadanya tiba-tiba sesak. Dengan sekali hembusan, ia berusaha menghempaskan kepenatan itu. 
Bayangan wajah Taemin dan Sulli berkelebat dalam fikirannya. Ia berusaha mengusir bayangan itu dengan memejamkan matanya. Tetapi gagal…yang ada wajah sahabatnya itu semakin terbayang. Suara tawa mereka, keceriaan mereka seperti terngiang ditelinganya.


Minho duduk di tempat tidurnya. Kedua tangannya bergerak memegangi kepalanya, kemudian ia meremas rambutnya sampai terasa sakit. Tapi bayangan itu tidak lenyap.


“ Miane….” Kata-kata maaf terdengar lirih dari mulutnya….entah pada siapa.



Untuk mengalihkan fikirannya, Minho bangkit dari tempat tidurnya. Ia duduk menghadap meja belajarnya, mengeluarkan setumpuk buku dari dalam tasnya. Ia bermaksud akan mengerjakan tugas , agar bisa  melupakan Taemin….melupakan Sulli. Melupakan dulu persahabatan mereka. 
Ia butuh waktu … setelah apa yang dikatakan Hee Chul… setelah apa yang diucapkan Yuri… ia butuh waktu untuk menenangkan diri. Mereka butuh waktu untuk menyadari perasaannya masing-masing satu sama lain.




Flash Back


“ Minho… kau boleh menang dalam merebut hati Yuri. Aku beruntung tidak memiliki Yuri, karena akhirnya aku tahu wanita seperti apa dia. Mungkin sekarangpun kau adalah laki-laki kesekian dalam hatinya.” 

Hee Chul berkata sambil mengikatkan ban pada baju karatenya.

Minho hanya tersenyum, berusaha tidak menjawab.

“ Minho, aku punya satu rahasia yang mungkin akan membuatmu tertarik.” Kata Hee Chul lagi dengan senyum liciknya

“ Hyung…” Minho berusaha menghindar ketika tiba-tiba Heechul menarik bajunya.

“ Ini tentang Sulli…sahabatmu yang seperti boneka itu !”

Mendengar nama Sulli, Minho memalingkan wajahnya ke arah Hee Chul. 
Tiba-tiba rasa ketakutan memenuhi hati dan kepalanya. Ia sudah seminggu ini tidak kontak dengan Sulli ataupun Taemin, ia takut terjadi apa-apa pada mereka.

“ Ada apa dengan Sulli ? Hyung, aku tahu kamu membenciku…tapi jangan pernah berani menyentuh Sulli…dan Taemin. Kau mengganggu mereka, berarti kau berhadapan denganku.”


Minho khawatir, Hee Chul akan berbuat aneh pada sahabatnya. 
Ia teringat, dulu Hee Chul pernah memasukkan seekor ular pucuk ke loker Sulli. Untunglah, ia sempat melihatnya dan bisa mencegah sahabatnya dari kecelakaan maut. Ia yakin, yang memasukkan kalajengking ke loker Sulli pun adalah Hee Chul. Paristiwa kalajengking itu sempat membuat heboh satu sekolah karena Sulli sempat pingsan dan dibawa ke rumah sakit.

Melihat ketakutan di wajah Minho,  Hee Chul tertawa lepas,

” Omo Choi Minho… aku tahu kau sudah jatuh cinta pada sahabatmu sendiri … ha ha ha !”

“ Hee Chul hyung !!” Kemarahan dan kaget memukul hatinya.

“ Jangan takut Minho… Sulli tak akan kulukai….” 

Hee Chul meletakkan telunjuk di  hidungnya, berbuat seolah sedang berfikir keras.

” Makin hari aku melihat sahabatmu itu semakin cantik… mungkin aku lebih senang kalau menjadikannya pacar…. Kemudian setelah puas aku akan mendepaknya…seperti yang selama ini kau lakukan pada gadis-gadis di sekolah kita…ha…ha………”


Tinju melayang ke muka Hee Chul , menghentikan tawanya yang telah memancing kemarahan Choi Minho. Heechul melayangkan balasan yang mendarat di pipi Minho…kemudian perkelahian tak bisa dihindarkan, dan tak satu orangpun berani melerai mengingat Minho dan Hee Chul adalah murid terbaik di sana. Sampai akhirnya pelatih Kang muncul dan menghentikan perkelahian mereka.


 End of flash back




Minho meletakkan kembali  bukunya dengan putus asa, tangannya bergerak ke arah laptopnya. kemudian menyalakannya. Foto dirinya, Sulli dan Taemin muncul di layar. Ada rasa yang tak bisa dilukiskannya melihat foto mereka di sana. Jemari Minho perlahan bergerak ke wajah Sulli yang sedang tersenyum…

“ Ssul….. jangan pernah ada orang melukaimu… maafkan aku, karena kesalahanku kau harus menanggung akibatnya…”


Ada rasa sakit menusuk jauh ke jantungnya, Minho tangannya bergerak ke dadanya. Meremas baju piyama yang dikenakannya, seolah-olah ingin merenggut dan mengeluarkan rasa sakit yang kini menyesaki dadanya. Ditutupnya laptop dengan kesal.


Tiba-tiba matanya terpaut pada satu benda berwarna putih di belakang laptopnya. 
Ia mengambilnya dan keningnya berkerut ketika melihat benda itu.

Sebuah tutup flashdisk….



To be continue....bersambung :)



Author membutuhkan komentar. Terimakasih. #Bow ^^ 

34 komentar:

  1. daebak minn,,
    sekarang benar minho oppa belum menyadari perasaannya, namun setelah pikirannya tenang minho oppa bisa merasakan perasaannya, namun bagai mana dengan taemin, apakah taemin juga menyukai sulli ???
    pallli min,jangan lama - lama ya

    BalasHapus
  2. Wedeeeeew bang taem usil yaaa masuk kekamar ming...tp gpp demi kebaikan kalian(?) Ming lu belom sadar aja demen ama ssul tp nanti -_- Heenim kejeeeem main masukin kalajengking ke loker ssul >.< next eonniiiiiii

    BalasHapus
  3. Aduh tetem!! kok tutup flashdisk gak dibawa?? *salahfokus*
    pasti minho berfikir ada yg masuk kamarnya -_-
    Heenim jahat bener euy kalajengking sama ular dimasukin ke lokernya sulli :p sampe masuk rumah sakit pula.
    Next eonni Dina ~

    BalasHapus
  4. Daebak min nest yaaa :)нáàª;)нàâª:pнà᪪>:O:Dнàâ㪪:p#:-s

    BalasHapus
  5. Ahhh minho mungkin curiga.... tapi minho juga psti menaruh hati pada sull. Heechul jahat nih,pokoknya minho jngan jauhin sull dan deketin diaa yaa :):). Lanjutt ya thoor

    BalasHapus
  6. Minho oppa pasti jga onya rasa k sulli tapi perasaan itu blum tumbub kekke , tau gak ya minho oppa klo tutup itu pnyanya taemin ?
    Jngn smpk deh sulli nrma heechul oppa klo d tembak
    Next eon :)

    BalasHapus
  7. Wah gaswat bsa2 minho mrah besar ke taemin klu dia tau bka2 laptop nya,, dan ternyata eh ternyata minho oppa jga pnya rasa toh sma sulli,,, d tggu lanjutanya ne....

    BalasHapus
  8. Yahh taeminn,,,
    masa tutup flashdisk bisa kelupaan 😫
    Gmn tuh kalo minho tau??
    Bisa gawattt x_x
    Ssul kasian banget sihh, sebenernya uda khawatir sama minho,
    Tapi takut buat ketemu sama minho.
    Jd penasaran, file" yg dia baca taemin isinya apa ajaaa.
    Masih belom ketauan yaa di chapter ini, minho punya perasaan yang sama kaya ssul apa gaa.
    Daebak minn, next yaa (y)

    BalasHapus
  9. kya'a minho oppa jg pnya rasa lebih dr sahabt deh sama sulli eonni .. apa karna g mau ngerusak persahabatn mereka .jadi'a minppa cari pelarian ke wanita lain ? omo~ penasaran deh sama kelanjutan'a ...

    ayolah oppa .. melindungi orang yg kita cintai bukan dng menjauh dr'a tp dg slalu ada untuk'a *puitisbgt #abaikan ! -.-)

    daebak min ff'a .. next min ^_^

    BalasHapus
  10. peran minho oppa kasihan banget

    BalasHapus
  11. Minsul apakah sebenarnya mereka saling mencintai .. ??? Minho marah sama heechul gara2 sulli di gituin sama heechul yaa .. Trus kalau minsul saling cinta gimana nasib taemin .. Ohhh baby taemin kasian bangett .. Sama aku ªjª #plak
    Waaduuhh kyk nya taemin bakal ketahuan dechhh kalau udh buka laptop minho .. Aduhh gimana ini jgn sampai mereka berantem ..
    Penasarannnnn ..
    Next chap ..

    BalasHapus
  12. Taemin oppa,kenapa ceroboh tohh...

    Minho oppa kalau kamu suka ama sulli,katakanlah...

    BalasHapus
  13. yahh oppa kenapa kok murung terus -_-

    BalasHapus
  14. ohh jd minho mrah ama heechul krn mau nyakiti sulli
    omo minho cinta bneran ama sulli cma dy mnyadarinya
    aduhh jgn smpe minho tau klo tutup flasdis itu pny taemin

    BalasHapus
  15. Jd selama ini minho jg suka ma sulli, bgggsss jd msh ad harapan, taemin semangat satuin minsul

    BalasHapus
  16. Aaaaaa....
    Jadi yang bikin minho kayak gini itu karana heechul mau usilin sulli #eh
    Maksudnya mau nyakitin sulli...
    Aaaaa...
    Si minho jatuh cinta sama sulli dan dia blm menyadarinya...
    Dan sulli juga jatuh cinta sama minho >_<
    Eiiiityss....ttem ceroboh lu tutup fd ketinggalan...
    Ming curiga khan???
    Penasaran sama isi fdnya duh...
    Edewww...minsul bikin gemes

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karana itu maksudnya karena kan ???

      Ngomong gak bener, nulis typo mulu. . Belajar dulu syanaaaaah. . XD

      Hapus
  17. Ahh daebak , lanjut ne :)
    Seru banget, banyak rahasia

    BalasHapus
  18. wah keren min!!! taemin sih ga hati hati jadi aja tutup flashdisknya ketinggalan kan bisa gawat

    BalasHapus
  19. ceritanya bikin penasaran....
    keren, lanjut min....

    BalasHapus
  20. taem paboo masa tutup fd aja ketinggalan -,-
    ssul eonni uljima, sebenernya froggie oppa itu lagi memastikan perasaannya sm kamu huuuaaaaa :)
    minho oppa #paboo cepetan ngaku aja kburu sullinya diambil orang

    BalasHapus
  21. Aigoo, tutup flash disk'a kok dilupain taemin oppa -_- bisa heboh kalo sampe ketahuan.
    Minho oppa pasti punya perasaan cinta pada ssul eonni. Cieee, langsung aja kaleae, ntar direbut orang *-* ditunggu next chapterbya authornim :)

    BalasHapus
  22. duh tutup fdnya taeminnie ketinggalan, bahaya tuh bahaya bgt
    akhirnya ketauan juga apa yg buat minho marah wkwkk
    trs taemin tau nih kalo minho suka sulli? aiss penasaran bgt nih thor, cepet dilanjut yaa hehe

    BalasHapus
  23. Oooooo jd yg bkin galau krna bang heechul mau macarin sulli abis itu di depak.....minhonya g trima krna dia udh suka ma sulli tp blum nyadar gitu...
    Taemin kbpa sampe ktinggalan itu tutupnya ntar klo bang minho curiga truz mrah" gmna cba....!!!!
    Next min......

    BalasHapus
  24. Yaaaa.. itu tutup flashdisk nyaaa!!
    Gmn ceritanya coba??? Hadeuuuhh..

    Waduh aku harap sih itu minho jgn kelamaan diem bgitu.. jd galau nih sulli nya.. taemin jg kasian jd korban dr kedua sahabatnya..

    Wlo pun sekarang udah bersangkutan ttg perasaan sulli n minho, semoga persahabatan dgn taemin gk jd memburuk.. bisa kacau balau nih cerita klo kayak gini.. haahaa

    Next deh thor..
    Aku masih deg2an ama ntuh tutup flashdisk..
    Okehh.. fighting.. ^^

    BalasHapus
  25. Aduuhh, taemin oppa walaupun di dunia nyata sama fiction tetep ceroboh juga yaa, ckck -_-
    Oh, baru ngerti nih jalan ceritanya gimana, lanjut miiinnn ^^

    BalasHapus
  26. waduuuhhh.belum ketebak ni alurnya....lanjut thorrr

    BalasHapus
  27. hihihi. . taemin pinter juga. smoga ga ketahuan. . :D
    lanjut ya thor

    BalasHapus
  28. taem pinter tpi ceroboh jga knapa ampe lupa tu2p flashdisknya -_- jadi ming berkelahi karna ssul! heechul oppa jahat bnget T^T moga aja dy gak ngelakuin ap2 ama ssul :-)
    lanjut baca!!

    BalasHapus
  29. yaelah temin, tutp fd ketinggalan noh,, bkin masalah deh..

    kok nyesek gini ya ngebayangin sulli yg jadi murung gegara dicuekin minong..
    Minong yg kacau mulu kagak kelar-kelar..
    rumit amat uri minsul T_T

    BalasHapus
  30. hmmmm
    minho oppa masih galau nih!! kasian tuh sull sama taemin di cuekin,
    sebagai sahabat yg baik, tetem cari penyebab kenapa minho itu galau. daebak. (y) buat taemin.

    sull juga jadi kebawa galau nih, kasian...
    hmmm sbenernya bang ming itu pengen ngelindungin sull eonni kan..? ^hayoo ngaku.

    BalasHapus
  31. Kyyyyyaaa....ternyata MinSul udah suka sama suka....:-):-) tapi lagi" mereka harus memendamnya...:'(:'(
    Apa yg dilakukan Taemin??
    Heechul dsni karakternya jahat...uhhkk...:-\
    Kyyya...kyyya..eotteokhae...itu ttup flasnya Taemin...aigoo eotteokhae...???

    BalasHapus
  32. taemin nya jail bgttt, trs oon lagi pake ketinggalan tutup fd segala.. XD penasaran deh sama isi laptop minhooo, pasti isinya curhatan ttg ssul semua ;D

    BalasHapus

 
Choi Minho & Choi Sulli Couple FanFiction Blogger Template by Ipietoon Blogger Template