Senin, 24 Februari 2014

Dinner [OneShoot]



Tittle : Dinner
Author : Dina Matahari
Choi Minho | Choi Sulli | Lee Donghae | Kim Kibum | Lee Taemin
Genre : Romance
Lenght : OneShoot
Summary :
Apa yang akan terjadi apabila dua orang yang sedang bermusuhan dipertemukan dalam sebuah makan malam keluarga ? 
Sulli bersahabat dengan Minho sudah lama, tetapi karena suatu permasalahan keduanya kemudian menjadi bermusuhan. Tak ada yang bisa membuat Sulli terbuka hatinya walaupun Choi Minho sudah berupaya mendekatinya kembali.
Tiba-tiba sebuah acara makan malam keluarga mempertemukan keduanya kembali.
Apakah yang akan terjadi kemudian ?



Sulli menatap Choi Minho yang berkonsentrasi pada gitarnya . Ia belajar bermain gitar pada Donghae , sahabatnya . Hatinya berdebar-debar saat melihat mata besarnya yang melihatnya sekilas . Aahh ... Perasaan ini memukulnya lagi . Entah bagaimana perasaan aneh itu terjadi padanya akhir-akhir  ini . Jantungnya berdebar keras saat mata Minho bersitatap dengan matanya.  . Sulli melambaikan  tangan dan tersenyum untuk menyembunyikan kegugupan yang tiba-tiba datang .

Sebenarnya Sulli dan Minho Choi sudah menjadi teman sejak di SMA . Sebelumnya ia hanya tahu bahwa Choi Minho adalah tetangganya , dia seniornya di SMP . Persahabatan mereka dimulai di SMA ketika Sulli dibully oleh senior nya



flash back


" Choi Sulli ,
kau pikir siapa dirimu,huh ? Apakah kau merasa dirimu cantik ? Asal kau tahu, kau tidak lebih dari sampah ! Jangan mencoba untuk mendekati Shinee . Terutama Choi Minho , ia milikku! " Im Hyuna merenggut kerah seragamnya .

Sulli ketakutan , dia tidak mengerti apa yang dikatakannya  kepadanya . Hatinya nyap-nyapan dikelilingi oleh para seniornya yang  marah .

" Maaf , saya tidak mengerti apa ... "

Hey! Saya melihat  kamu  berjalan di dekat rumah Minho oppa ! Apa yang  kamu  lakukan di sana? Kamu  mencoba untuk mendekatinya   , bukan? "

Minho oppa ? Ah Sulli ... baru ingat . Dia pasti seorang anak yang rumahnya terletak dua blok dari rumah Sulli . Lelaki tinggi yang senang  sepak bola dan sering berjalan dengan anjing putihnya .
Tapi dia tidak akrab dengan
nya . Dia bahkan tidak berbicara dengannya . Kedua gadis ini tampaknya telah salah paham . Tiba-tiba gadis lain menampar wajahnya . Pipi Sulli   terasa panas dan sakit ..

" Heyy kalian ! Biarkan dia pergi ! " suara seorang  laki-laki mengejutkan mereka .
" Minho oppa ? " Wajah Im Hyuna
 menjadi pucat ,  segera ia melepas gadis yang telah ditamparnya.

" Kenapa kau menampar gadis ini , Hyuna ? " Minho bertanya, matanya melihat ke sosok Sulli .
" Aku hanya berusaha untuk melindungi
mu. Ia mencoba merayumu, Minho oppa ! "
" Itu sebabnya
aku tidak suka salah satu sifatmu ini . Kau terlalu cemburu Kita putus saja ! " Minho berkata dingin .

" Supaya kalian ketahui, aku bahkan tidak tahu siapa gadis ini ! " tambahnya


End of  flash back

 
Setelah kejadian itu Choi Minho kemudian mengetahui bahwa mereka tinggal
berdekatan . Karena kejadian itu ia sering jalan bareng ketika  pulang dan pergi ke sekolah . Mereka selalu naik bus bersama-sama . Sejak saat itu mereka semakin dekat dan menjadi sahabat .
Sekarang dia
duduk di  kelas terakhir di SMA dan Choi Minho telah menjadi mahasiswa tahun pertama  di perguruan tinggi . Persahabatan mereka terus berlanjut. Banyak hal yang membuat mereka lebih dekat . Mereka berdua menyukai musik yang sama , film , hang out dan jogging. Mereka sering melakukannya bersama-sama . Mereka juga sering berbicara tentang banyak hal . Bahkan untuk urusan pribadi mereka . Minho sering  curhat ke Sulli tentang pacarnya . Awalnya Sulli merasa cerita Minho menyenangkan . , Tapi kemudian dia merasakan ada ganjalan di hatinya setiap Minho berbicara tentang gadis-gadis yang dia kejar . Ia mulai merasa marah dan kecewa tapi dia diam-diam  menyimpannya dalam hati . Sulli akhirnya menyadari bahwa dia telah jatuh cinta kepada sahabatnya sendiri ... Choi Minho . Menyadari dia tertarik pada  Minho  lebih dari sekedar  teman , akhirnya dia lebih berhati-hati dalam melakukan  segala sesuatu sehingga Minho tidak tahu rahasianya . Tapi hatinya tidak bisa tertipu . Setiap kali mereka berbicara , ketika mereka melihat film bersama , hatinya akan selalu berdebar . Dia selalu merasa gugup tanpa alasan ..



" Hai Sulli ! Mendekatlah ... Aku sekarang sudah bisa memainkan lagu sederhana . Jika nanti aku sudah mahir bermain gitar , aku akan mengajarimu. "

mendekatinya dan tersenyum menunjukkan giginya yang rapid an seputih mutiara.
" Kamu belajar dengan cepat , ya?

" Yup ! Hanya tiga hari . Saya akan Tunjukkan padamu! "

Minho mulai memainkan sebuah lagu . Bukan lagu yang sederhana , tapi lagu yang indah . Sulli senang mendengarnya. Suara gitar yang dipetiknya terdengar jernih  dan indah .
" Woah ... ! Merdu ! Lagu apa, oppa ? "

" Right Here Waiting . " Minho berkata dengan bangga .

Sulli menatap Donghae yang sedang  menatapnya . Dia merasa bahwa mata Donghae agak berbeda dari biasanya .

" Hae Oppa , apakah mau  mengajarkan saya juga? " katanya dengan  memberikan aegyo .
" Hah? " Donghae
 tampak terkejut dan senang  , " Tentu saja, saya akan senang mengajarimu."

Aniya .. Aniya ! " Minho menggerakkan tangannya tidak setuju , "Saya sudah katakan sebelumnya . Aku akan mengajarkanmu , arasso ? " ia berkata kepada Sulli .

" Wae ? Kau  tidak suka saya   mengajar Sulli main gitar   ? "

" Ani ... Aku hanya tidak mau kau menjadi lebih dekat dengannya . Sulli kepunyaanku ! "
Wajah Sulli memerah .
Jantungnya  tiba-tiba terasa berdebar hebat. Tapi dia segera meguasai dirinya . Dia tahu bahwa Minho hanya bercanda , tidak serius dengan kata-katanya .
" Apa ? Dia bukan milikmu , Minho ! "

" Belum . " Minho menjawab dengan cepat .

Minho kemudian  menarik tangan Sulli untuk pergi dari sana . Donghae yang melihat temannya bertindak kekanak-kanakan , protes .

" Yah .. Choi Minho ! Aku telah mengajarimu main gitar, dan kau akan pergi begitu saja? "
" Dua tiket opera : Aku akan memberikannya kepada
mu besok! "

"Jangan berbohong padaku ! "

" Jangan khawatir , hyung . Kau dapat memegang  janjiku ! Sulli Ayo ! "

Minho menyeret Sulli  menjauh dari temannya . Dia merasa bahwa Donghae mulai menjadikan Sulli sebagai targetnya. Ia tidak akan membiarkan hal itu , . Donghae playboy , ia tidak ingin Sulli jatuh ke dalam pelukannya .


Minho Pov

Uh .. Donghae hyung terlihat sepertinya menyukai  Sulli . Aku melihat mata playboy -nya pada Sulli . Dan aku melihat Sulli melakukan aegyo kepadanya . Bagaimana dia bisa melakukan itu ?
" Sulli , jangan terlalu genit di
depan Donghae hyung ! " Saya mencoba untuk mengingatkan Sulli

" Saya  ? tidak !! "

" Ya . Kau bahkan melakukan  aegyo di depannya . Aku telah melihatnya ! "

" Aish aniya !

" Ya !

" Aniya ! Ada apa denganmu, huh ? "

" Saya melihat aegyomu . Dan itu untuk Donghae ! "

Sulli tiba-tiba melepaskan tangannya dari genggaman saya. Matanya melihat ke atas .

" Ugh Choi Minho ! Terserah apa maumu ! "

Sulli kemudian berlari menuju rumahnya . Aku mencoba untuk memanggil namanya , sepertinya dia marah padaku . Tapi aku benar-benar tidak suka dia dengan pria lain . Donghae khususnya , Si playboy itu. Aku hanya berusaha untuk melindunginya . Aku merasa marah pada Sulli .. Dia tidak   tahu alasan mengapa aku melakukannya . Aku merasa putus asa dengan perilaku Sulli yang belakangan mulai mengganggu ketenanganku. Bagaimana tidak , banyak teman-teman kuliah saya berbicara tentang bagaimana kecantikan dan kelincahan Sulli ... di depanku. Aku mengakui Sulli cantik , tapi itu bukan alasan bagi mereka untuk mendiskusikan nya dengan cara-cara nakal di depanku . Aku sahabatnya .

Aku menendang  batu kecil dengan marah .

" Aduh ! "

Aku mendengar seseorang mengerang . Aku terkejut , tapi kemudian hampir tertawa ketika aku melihat Taemin mengusap  punggungnya .


" Hyung ! "

Taemin berteriak marah saat melihat Minho tertawa , memegang perutnya .

" Ini sakit! "

" Maafkan aku . Aku tidak bermaksud begitu . Itu kecelakaan . Apakah sakit beneran ? "
Key yang melihat seluruh kejadian di sana, tertawa dan kemudian berjalan mendekati mereka .
" Minho ,
ada apa denganmu?. Aku melihat kau marah –marah . " Kata Key .

" Ya ... sedikit . " Minho menjawab , tangannya mengusap punggung Taemin penuh penyesalan .

" Saya baru saja bertemu denganmu hari ini . Mengapa kau marah padaku , Hyung ? "

" Bukan kau , Taemin ! Saya sudah bilang bahwa itu kecelakaan . "

" Jadi, kau marah dengan siapa ? " Taemin dan Key bertanya serempak .
"
Well ... Sulli . "

" Apa , kau marah pada Sulli ? ? Woah ! Ini adalah berita yang benar-benar hebat ! " Mata Key melebar tak percaya .

Minho menatap Key dengan alis terangkat . Dia bertanya-tanya karena perilaku aneh Key .
" Hampir tiga tahun kau
berteman , kau tidak pernah sekalipun marah padanya . Apa yang telah Sulli  lakukan hingga kau marah , hyung ? " Taemin bertanya dengan wajah polos .
Minho diam . Ia bingung untuk menjelaskan apa yang terjadi pada dua sahabat terbaiknya . Ya , Dia tidak tahu mengapa marah
kepada Sulli yang tidak tahu dengan masalahnya sama sekali . Sulli  mungkin tidak bersalah... Tapi ….. tunggu, Sulli bersalah telah menyebar pesonanya ke Donghae . Sedangkan Sulli tahu bahwa Donghae adalah seorang playboy .

" Hyung ? "

" Minho ? "

" Saya belajar bermain gitar dengan Donghae hyung , kau tahu , kan? Sulli meminta Hae hyung mengajarinya juga . "

" Jadi .. itu salah? " Tanya Taemin bodoh

" Ini bukan masalah belajar gitar itu . Aku hanya tidak suka Sulli melakukan aegyo di depan Hae hyung . "

" Kau ... apa ? " Key mengatakan setengah berteriak . Lalu dia tertawa . Sementara Taemin hanya tersenyum penuh arti .

" Yah , Key ! Jangan membuat telinga saya sakit! " Minho mengatakan dengan wajah tidak senang.
" Maaf ... Aku hanya tidak percaya karena kau marah dengan Aegyo Sulli.
Bukankah kau pernah

mengatakan bahwa Aegyo nya sangat lucu ? "

" Ani ! " Minho , " Aku tidak pernah mengatakan itu! "

" Ya, kau pernah mengatakannya  ! Kau mengatakan kepada saya pada saat  pesta perpisahan di SMA dulu ! "

" Aish Key ... Itu kan sudah lama ! "

" Tapi kau mengatakan itu . Sekarang mengapa kau membenci aegyo nya ? Apakah dia tidak lucu sekarang? "

" Karena dia melakukannya di depan Hae hyung , dia merayunya . "

" Apakah Sulli benar merayunya ? Atau ..... kau saja yang  merasa cemburu ? "

" Cemburu ? Mengapa aku harus cemburu? "

" Yay , Minho hyung cemburu ! " Taemin bertepuk tangan .

" Aniya  ! Hae hyung ... Kau tahu ia sering berganti - ganti gadis   . Dia adalah seorang playboy ! Aku hanya tidak ingin Sulli jatuh dalam perangkap nya! " Minho mencoba membela diri .
" Kau takut Sulli naksir Hae hyung , kan? " Serang
Key tanpa memberikan kesempatan kepada Minho untuk berpikir .

" Yah , Key ! Apa yang ada di kepalamu ? Aku tidak cemburu , aku tidak takut Sulli naksir Hae hyung ....... aargh , . Terserahlah, Aaa pun yang kau pikirkan! "

Minho akhirnya meninggalkan sahabatnya yang  saling berpandangan . Dia kesal karena dia tidak bisa meyakinkan mereka . 
-------------------------- -----------


Sudah seminggu sejak kejadian itu . Sulli masih marah . Dia tidak pernah ingin
menjumpainya  ketika dia datang ke rumahnya , dia tidak akan menjawab sms atau panggilan telepon darinya , bahkan jika Minho bertemu dengannya dengan segala cara dia akan menghindari . Minho mulai khawatir tentang situasi yang berkembang ini.

Dia kehilangan Sulli . Dia merindukan   tertawanya , leluconnya , manjanya , aegyonya ... segala sesuatu tentang Sulli .

Ada banyak cara yang telah dibuat oleh Minho untuk dapat berbicara dengan dia tapi selalu gagal . Dia mulai melampiaskan perasaannya kepada Taemin . Seorang teman yang usianya lebih muda , tetapi selalu mau mendengarnya , Dibandingkan dengan Key , Taemin lah teman yang bisa membuat emosinya berkurang.

" Ini sudah seminggu , Taem .... " kata Minho dengan putus asa .

Taemin diam . Melihat temannya yang tertekan , ia mulai memahami bahwa apa yang Key katakan sebelumnya benar . Minho naksir Sulli , tapi egonya membuat dia tidak mau mengakuinya . Namun, tanpa harus mengatakannya , ia melihat Minho banyak berubah setelah bertengkar dengan Sulli . ia lebih tenang , pendiam , dan sedikit nekat . Tidak seperti dirinya yang selama ini dikenal Taemin.

Dia melihat Minho telah melakukan banyak cara untuk Minta Maaf , tapi Sulli gadis yang keras kepala  . Taemin bahkan pernah mencoba membujuk , tapi Suli menanggapinya dengan dingin .
" Hyung , kau ingat ketika saya masih di
SMA ? Aku dan Krystal adalah musuh sejak sekolah dasar   . Ketika di SMA dia menampar saya karena saya telah berkata kasar padanya . Sejak  kejadian itu dia bersikap  dingin . Menghindariku. Secara total  , dia memilih mengabaikan saya . Aku sangat menyesal . aku rindu untuk bertengkar dengan dia, saya ingin melihat wajahnya yang sedang marah , saya ingin mendengar makiannya . sampai akhirnya kau membuatku sadar bahwa aku telah benar-benar jatuh cinta pada Krystal . pada Awalnya aku menolak , tapi semakin hari aku berpikir bahwa apa yang Anda katakan itu benar . " kata Taemin dengan suara rendah , matanya menatap lurus ke depan .

Minho mengangkat wajahnya untuk melihat sahabatnya . Dia tersentuh oleh nada suaranya . . Ia melihat wajah tampan sahabatnya yang terlihat seperti melamun  . Matanya berseri-seri dan bibirnya tersenyum . Tanpa disadari , gerak jarinya di senar gitarnya berhenti . Minho kagum dengan apa yang dilihatnya .

Dia ingat waktu itu , Taemin hampir gila dengan Krystal . Ia menjadi mudah marah , sering berkelahi , dan selalu kasar kepada orang-orang di sekelilingnya . Minho tersentak diam-diam , apa yang terjadi pada Taemin sebelumnya, kini terjadi padanya  . Ia terbangun dari lamunannya .
" Taem ... kau ingin mengatakan bahwa
aku .... "

" Kau sudah jatuh cinta pada Sulli , Minho hyung . Cepat atau lambat , kau akan mengakuinya . Maaf , jika aku mengatakan ini, bukan bermaksud  kurang ajar . "

Minho diam .

Taemin diam .

Hanya suara burung terdengar di sekitar mereka .
------------------------------ --------

" Minho sayang , bersiaplah ! Kita akan pergi , segera ! " Kata Ny . Choi ( ibu Minho   )
" Kemana kita akan pergi , Umma ? " Tanya Minho . Dia masih duduk di teras belakang, memeluk gitarnya .
"Rumah Sulli
  ! "
" Jinja ? " Minho hampir melompat karena terkejut dan gembira .
" Y
a, Nenek Sulli baru saja kembali dari Belanda . Dia mengundang kita untuk makan malam dengan mereka .
" Tapi Appa tidak di rumah . "
" Appa akan pulang terlambat hari ini karena ada pertemuan di perusahaannya . K
ita datang berdua saja . Kau mau ,kan ? ? "
" Ya Umma , terima kasih! "
" Kenapa kau berterima kasih padaku
  ? "
" Aish ..
tidak apa-apa. Hanya mengatakannya begitu saja! " Minho mengatakan takut-takut 
 
Minho mandi
dengan cepat dan berganti pakaian . Dia merasa senang dengan undangan makan malam itu . Sementara mandi , tiba-tiba muncul ide di kepalanya . Minho tersenyum lebar , ia akan menggunakan kesempatan ini untuk bertemu Sulli dan meminta maaf . Dia tidak lupa membawa gitar , ini adalah bagian dari rencananya .

" Minho , kenapa kau membawa gitar Anda? Apakah Anda akan memainkan lagu untuk Nenek

Sulli ? " Tanya ibunya .

" Tidak, Umma . Aku sudah berjanji pada Sulli untuk mengajarinya bermain gitar . Umumnya orang dewasa berbicara tentang hal-hal yang membosankan setelah makan malam . Jadi , selama  kalian ngobrol saya bisa mengajar Sulli bermain gitar .


Dinner

Mereka tiba di rumah Sulli . Rumahnya penuh dengan tawa . Minho mengambil napas dalam-dalam , dia mencoba menenangkan diri .  Mencoba untuk mengurangi detak jantung yangberdetak dengan cepatnya . Perasaan bahagia muncul ketika ia mendengar suara  tertawa  Sulli

Tok tok tok !

Pintu tiba-tiba terbuka lebar .

Seorang wanita dengan rambut beruban , menyambut mereka .

" Hye Sun ! " wanita tua itu berkata dengan tangan terbuka .

" Nenek , selamat datang di rumah ! " mereka berpelukan dengan gembira .

" Terima kasih , Sayang . Ah , dia Minho ?  Apakah Minhoku masih nakal ? "
Nenek Sulli   mengangkat tangannya , memegang bahu Minho .

" Omo , Anda tinggi sekarang ! Anda adalah seorang pria sekarang ... dan tampan seperti ayahmu ! Aku dengar kau kuliah  sekarang, kan? "

Minho mengangguk . Dia masih ingat wajah nenek Sulli bahkan meskipun mereka tidak bertemu dalam waktu yang lama .

Minho masuk ke ruang tamu . Dia tahu semua ruangan di tempat itu , karena dia sering bermain di sana . Setelah menyimpan gitar di dekat pintu , dia duduk untuk menjawab beberapa pertanyaan dari nenek Sulli.

Sementara berbicara , matanya mencari Sulli .

Hatinya seakan berhenti ketika matanya bertemu dengan matanya . Kemudian jantungnya mulai berdebar ... lebih keras dan lebih keras . Dia mencoba tersenyum padanya , tapi ia kecewa ketika Sulli melengos kesal .

" Sekarang ... Mari kita makan malam , sebelum semua makanan menjadi dingin ! " Ibu Sulli mengundang dengan hangat


Mereka berkumpul di sekitar meja makan . Minho sedang duduk berhadapan dengan Sulli . Sulli malam itu tidak banyak bicara , meskipun dia biasanya adalah yang paling banyak bicara . Ibu Sulli
menangkap hal yang aneh antara putrinya dan Minho . Ini mengejutkannya karena biasanya ketika mereka bertemu mereka akan mengobrol dengan gembira . Sekarang mereka berdua saling diam-diaman dan tampak canggung . Bahkan ketika Minho datang , Sulli tidak mengatakan sepatah kata pun . Ibunya menangkap ada sesuatu yang terjadi di antara mereka . " Ssul , apa yang salah dengan klian berdua , sayang ? Apakah kalian bertengkar? "
Sulli batuk tersedak . Sementara Minho berhenti mengunyah , punggungnya tiba-tiba terasa kaku . Semua mata di meja diarahkan kepada mereka .

" Perlahan-lahan jika makan , sweet heart ! " Nenek Sulli memberinya segelas air
Sulli tersenyum sebelum
meminumnya . Matanya melirik Minho . Dia terkejut ketika dia melihat mata Minho pada dirinya ..

" Kalian berdua tidak berbicara satu sama lain , sepanjang waktu . Saya marah melihat kalian berdua diam-diaman dan mencuri pandang satu sama lain . Apakah kalian putus ? "

Umma ! Kami tidak ... err ... kita tidak berkencan . " Sulli menjawab dengan marah , wajahnya tampak pucat ... tapi beberapa detik kemudian berubah menjadi merah seperti tomat .
" Lalu, kenapa kau bertingkah seperti dua pasangan muda yang be
rtengkar , eoh ? "

Sekarang ayahnya berkata , dengan mata tajam menatap Minho , seolah mengatakn “anak muda, jangan macam-macam pada anakku”. Minho menelan ludah . Dia tidak berpikir suasana makan malam akan berubah menjadi seperti itu . Dia merasa gugup melihat raut ayah Sulli sepeti itu .
" Appa ! Umma ! " Sulli bangkit . Matanya berkaca-kaca , " Aku tidak suka
kalian membicarakan saya di sini . Maaf , saya sudah kenyang! "

Dia hendak meninggalkan meja , ketika tangannya dipegang oleh neneknya .
" Kami belum mendengar penjelasan dari Minho . Anak muda, apa yang ingin Anda katakan ? "
Minho membeku .
 Ibunya  juga tampak tegang .

" Sebenarnya ... Ya , kita bertengkar . "

Mata Sulli melebar mendengar pengakuan dari dia .

" Dan ... ? " orang tua mereka sedang menunggu .

"Sebelumnya, saya berjanji untuk mengajar Sulli bermain gitar . Maafkan aku , Sulli ... Aku

sibuk, namun saya sekarang dapat mengajarkanmu untuk bermain gitar . Ini sebabnya mengapa saya membawa gitarku sekarang . Aku akan mengajarkan Anda , sekarang. "

Minho mengambil kesempatan tersebut  untuk meminta maaf . Ia percaya di depan orang tuanya , Sulli tidak akan menolaknya . Sulli tidak menjawab , dia meninggalkan meja . Berlari ke arah taman di pekarangannya .

" Permisi , bisakah saya .. ? " Minho bertanya sambil melihat orang tua Sulli .

" Pergi kejar  dia . Aku benci melihat kalian berdua bermusuhan . Ingat Minho ,  kau harus

membuat putriku tersenyum lagi ! "

Minho berdiri dan berjalan ke arah Sulli


Minho mencari Sulli , akhirnya dia melihat
nya sedang duduk di bangku taman . Dia pergi mendekatinya , lalu duduk di sampingnya .

" Aku tahu kau masih marah padaku . Maafkan aku .... "

" ........... "

" Kau tahu , aku benar-benar tidak ingin Hae hyung menyukaimu . Yah, dia   playboy . Aku hanya tidak ingin kau menjadi mainannya . Aku benar-benar menyesal . "

" ........... "

" Saya tidak berpikir   kau akan sangat marah padaku , Ssul . Aku sahabatmu ... Aku tidak ingin kau terluka . Donghae hyung juga sahabatku , aku tidak ingin terjepit di antara kalian berdua . Kau menyukainya , bukan? "

" ........... "

" Jika itu benar , saya akan menjadi comblang untuk kalian berdua . " Ujar Minho dengan suara gemetar.
" ................ "

" Baiklah, jika kau masih tidak mau bicara denganku, aku akan pergi . Sekali lagi ... Aku benar-benar menyesal . "

Minho perlahan berdiri dari kursinya . Tangan memegang guitar dengan erat
" Oppa ... " Sull
i tiba-tiba berkata , suaranya  nyaris tak terdengar .

" Maaf ... " tambahnya .

Minho terpaku . Telinganya mendengar isakan halus. Apakah Sulli menangis ? Apakah dia menangis ?

" wae . ? Gwencana ? Kenapa kau menangis , Humh ? " Minho berkata lembut . Dia duduk kembali . Matanya melihat Sulli dengan penuh perhatian .

" Maaf aku telah mengabaikanmu .... "

" Tidak apa-apa ... aku mengerti . Sekarang jangan menangis , aku membawa gitar. Aku berjanji untuk mengajarkanmu   bermain gitar . " Minho berkata sambil tersenyum lembut .

Sulli Pov .

" Tidak apa-apa ... aku mengerti . Sekarang jangan menangis , aku membawa gitar  . Aku berjanji untuk mengajarkanmu   bermain gitar. " Dia berkata , tersenyum lembut .

Aku tidak bisa menahan diri , aku tersenyum ke arahnya .

Ini adalah Choi Minho yang aku rindu dalam dua minggu . Ya , aku telah mengabaikannya selama dua minggu . Hampir dua minggu . Tidak menjawab panggilan teleponnya , tidak pernah mau menemuinya, tidak tersenyum padanya  Dirinya sedang benar-benar marah karena ia menuduhku sudah menggoda Donghae oppa . Aku tidak melakukannya .

Dia mulai memetik senar gitarnya . Berdentingnya suara gitar , meninggalkan getaran dalam tubuhku. Jantungku mulai berdebar .

" Oppa ,  mainkan lagu itu lagi . " aku memohon

" Baik ... tapi dengan satu syarat ... "

" Syarat apa? "

" Lakukan aegyo ! Jika kau melakukannya , aku akan memainkan sebuah lagu untukmu . "

Wajahku terasa panas . Choi Minho menggodaku. Tidak tahu mengapa , detak jantungku bahkan terasa lebih keras.

" Tidak mau ... " kataku , pendek

" Wae ? Kau telah melakukannya untuk Hae hyung , sebelum ini. Apakah kau benar-benar

mencintainya ? " Minho menghentikan jarinya pada gitar . Dia melihat Sulli .

" Tidak ... dan aku tidak akan pernah mencintainya ! Kau jangan mulai menggoda ku lagi. Kau baru saja  meminta maaf kepadaku . "

" Aku tidak menggodamu. Serius , Aku merindukan aegyomu . " Katanya malu-malu .
Aku terkejut mendengar kata-katanya . Apakah dia benar-benar merindukan
ku ?
Aku menatap wajahnya yang menunduk . Jika
aku melihat Minho oppa seperti ini , saya seperti melihat seorang anak kecil yang pemalu . Sangat lucu.

Tiba-tiba ia mengangkat wajahnya . Matanya menatapku . Aku terdiam , Jantungku berpacu dengan  cepat . Seolah-olah ingin melompat keluar dari dadaku . Aku melihat mata Minho oppa terpaku di bibirku . Kepalanya perlahan-lahan semakin dekat . Aku merasakan napasnya yang hangat di wajahku . Aku memejamkan mata dan menikmati sensasi kehangatan dan aroma tubuhnya .
Aku merasakan sesuatu yang lembut di bibirku .
Aku membuka mata saya , terkejut dengan apa yang terjadi .

Tuhan, Minho oppa menciumku ! Itu adalah ciuman pertamaku .
Ia menekan bibirnya di bibirku .
Rasanya aku ingin terbang ke atas awan . Bibirnya lembut dan lembab . Kami berada dalam posisi tersebut  untuk sementara waktu . Akhirnya kami saling menjauh . Aku menghela napas . Merasakan sensasi panas di dalam diriku .

" Ssul , Saranghae ... " ujar Minho oppa lembut di telingaku .

 
Minho pov .

" Ssul Saranghae... " kataku dengan suara lembut .

Aku melihat Sulli menunduk , aku mulai khawatir . Oh Tuhan , akankah dia membenciku lagi ? Oh Tuhan , mengapa aku tidak bisa menahan diri untuk menyentuhnya ? Bahkan aku menciumnya ! Tapi ketika kucium , Sulli tidak memberontak . Ini adalah ciuman pertamaku . Selama ini saya tidak pernah mencium pacar-pacarku . Aku tidak tahu , apakah aku telah membuatnya marah , atau membuatnya terluka? Atau sedih ? Aish ... Aku benar-benar tidak tahu ...
Aku mencoba untuk menenangkan diri . Kami benar-benar dalam situasi yang canggung .
"
Ehem ! " Aku berdeham

Sulli masih tidak bereaksi . Untuk menghilangkan kegelisahan dan kecemasan yang tiba-tiba muncul , aku memainkan gitarku. Lagu " Right Here waiting " mulai kumainkan. Aku akan berusaha memainkannya dengan baik . Lagu ini benar-benar mewakili suasana hatiku saat ini .

Suara gitar memenuhi taman . Sulli mulai merasa tenang . Dia sangat kagum mendengar denting gitar ,  indah . Dia perlahan-lahan tenggelam dalam lagu .
Ketika lagu berhenti , ia membuka matanya dan tersentak .. menyadari bahwa wajah Minho begitu dekat dengannya . Wajah mereka hanya
berjarak beberapa sentimeter .

" Saya baru menyadari bahwa kau begitu cantik , Ssul . " Minho berbisik

Wajah Sulli memerah . Dia mencoba berpaling tapi tiba-tiba jari-jarinya memegang dagunya .
" Jangan berpaling . Aku ingin melihat wajah
mu lebih lama . Biarkan seperti ini , hanya sebentar . "


Detik
demi detik berlalu. Mereka merasa jantung mereka berdebar-debar . Minho menyematkan wajahnya dalam ingatannya . Sulli mulai meleleh . Dengan tidak ada yang memerintahkan , mereka bergerak semakin dekat . Kemudian bibir mereka bertemu ,mereka berciuman . Ciuman sangat lembut . Minho mengulum bibirnya dan dia memnbalasnya . Perlahan-lahan itu berubah menjadi ciuman penuh gairah ...... Beberapa menit kemudian mereka saling melepaskan diri .
Sulli menyembunyikan wajahnya di lehernya . Minho mengusap rambutnya dengan lembut . Kehangatan menyelimuti hati mereka .

" Aku mencintaimu Sulli . Aku benar-benar ingin kau menjadi milikku . Aku tidak bersedia untuk membagimu dengan siapa pun . Bahkan dengan sahabatku . Maaf jika aku te;ah mengecewakanmu . Itu karena ... aku tidak mau kau bermanja- manja kepada pria lain . aku sangat mencintaimu ! " Minho mencium keningnya .

" Aku juga mencintaimu , oppa ! " Jawab Sulli berbisik

" Apa? ? Aku tidak bisa mendengar .. " goda Minho

" Aku mencintaimu lebih ... ! "

" Terima kasih ... my girl ? "

Mereka berpelukan. Gitar yang sejak tadi  bersandar di bangku , tiba-tiba terjatuh .

" Ah ... gitar ini iri padamu ... Kita telah mengabaikannya . " Minho bercanda , " apakah kau

masih ingin belajar gitar ? "

Sulli mengangguk . Minho menunjukkan  cara memegang gitar dan memainkannya . Keduanya duduk merapat .Tanpa mereka sadari, orang tua mereka , diam-diam mengamati  seluruh adegan itu dari balik tirai . Mereka mengangguk satu sama lain dan tertawa pelan .


 

Huaaaaa. . Mimin suka karya nya eonni Dina Matahari yang ini. Sekali baca langsung jatuh cinta. :D makanya mimin masukin di blog ini. :D entah kenapa, jaringan lagi ngajak ribut banget belakangan ini readerdeul. . Mimin ampe bete. Bukannya males nerusin atau apa. Bisa kali di komenin FF ini. Oia, kalo mao baca karya ff eonni Dina yang lainnya, langsung aja menuju Asian Fanfictions.  English version tapi. Bagus2 semua kok. #Promote. Pokoknya jangan lupa komen ne. Gomawo #bow ^^ 



TAMAT

41 komentar:

  1. Huaaaaaaaaa Romantis euuuy hihi demi apapun awalnya kesel ama ming kalo suka mah bilang aja napa bang gk usah ngelarang begitu -_- taemin makasiiih sangat yaaak udh bikin ming sadar klo dia jatuh cinta ama sulli uooooo :* errrrr ditaman coooy dirumahnya sulli pula sih ming berani nyipoook sulli(?) Untung bapaknya gk liat klo liat tepuk tangan dia :p Daebaaak eonni romancenya

    BalasHapus
  2. Wah keren bgd....sering" deh dtranslet dr asian ff coz rbet klo bca lgsung di asia ff jd krang dpt feelnya maklum bhsa inggrisnya krang....:-)
    Omo sulli,,minho ada bnyak orang dblakang lg ngintip dr blik tirai!
    Ska bgd ma nih ff rmantus bgd...pha lg adegan kiseu nya....wkwkwkwk
    Dtunggu ff yg lain

    BalasHapus
  3. Ini versi tanslate-nya, ya ?? Trims ya udah dimasukin di blog ini...tetapi ketika ditranslate bahasanya jadi lucu ya ? Kurang greget gitu...posternya juga oke...gomawo jeongmal gomawo.. semoga bisa menghibur :)

    BalasHapus
  4. Satu kalimat thor "romantis" . :D. Lanjutin lagi ya thor ff yg lainnya :):)

    BalasHapus
  5. yakk eonni dinaaa, kirain baru, fire mana fire, HFS mana HFS

    BalasHapus
    Balasan
    1. gulp...*
      Mianhe.... my lappy still broken...hiks..hiks...

      Hapus
    2. Heh typo. Komenin FF nya. . Sompret. #jitak :D

      Hapus
  6. Keyen keyen (y) T.O.P B.G.T deh :D
    Aku juga suka baca ff nya DIna eonni di Asian Fanfiction, tapi suka gak ngerti sama ceritanya karena pake bahasa inggris :/
    eon sering sering aja ya translate ff dari AF :)

    BalasHapus
  7. Romantissss bangett ^^
    Hahahha
    Seriusann ff oneshot ini romantiss banget
    Gomawo udh di post

    BalasHapus
  8. Oooh my minsulco cweet bget,,,, d tggu lanjutan ff yg lainya ya min....

    BalasHapus
  9. huahh..!! romantisnyaa!! T^T bener-bener daebbak!! >_<

    BalasHapus
  10. Aahhaayy, minho so sweett bgtt, untung nyaa minho cepet" minta maaf sama ssul, kalo gaa berantem nya bakal lama tuhh, daebaakk minn(y)(y)

    BalasHapus
  11. Aaaaaaahhhh...
    Skali baca langsung jatuh cinta juga...
    Romantis euy...
    Dari temen jd demen...
    Sebel juga ama ming nyang telat nyadarin kalo dia suka ama sulli >_<

    Ahhh...saya suka... akhirnya minho nembak sulli di taman woooww...
    Di rmh sulli apalagi...
    Dan ada yang ngintipin di tirai...
    Malu tu pasti kalo seandainya ketahuan ^_^

    BalasHapus
  12. Yaampun minho oppa romanti bngt sma sulli kekeke , orng tua mrka ngntip lagi hahaha
    Next yng lain ne eon :)

    BalasHapus
  13. keren keren keren .. 4 jempol buat nih ff dan 4 jempol buat mimin nya .. minsull so sweet banget :* semangat terus buat ff selanjutnya eonn .. ff yang lain di lanjutin dong eonn ? :)

    BalasHapus
  14. Huaaaa daebak sekali, sosweet banget :)

    BalasHapus
  15. Wah, the same person at AFF? Mataharidina ya? Do you know me thor? lol
    Seneng bisa baca fanfic eonni yg pake bahasa ibu kita, hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. nama akunnya siapa tuh ?? Seneng juga bisa ketemu di tanah air...ini translate dari AFF. Admin nih yang bikin semua...thanks deh buat admin . Eh, nama akunnya di AFF dong ! :)

      Hapus
  16. duuuh ff ini buat senyum-senyum sendiri deh, gila authornya keren bgt ceritain minsulnya apalagi di part akhir, wow bgt hahaha
    minho awalnya sih gengsi tapi akhirnya ngaku juga wkwkk
    miin aku tunggu next ffnya yaa

    BalasHapus
  17. maaf ya author, feelnya kurang greget gitu. . ceritanya aneh juga, msa cuma gara2 gitar lgsung marahan gtu. aku kurg puas sama critanya. ya buat masukan aja sih biar ff slanjutnya bsa lebih bagus. maaf kalo agak nylekit, hehehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan karena gitar nya Ming marah ama Ssul, tapi karena Ssul ber aegyo di depan Hae Oppa. Ming cemburu. Tapi gak papa buat masukan. Nanti mimin sampein ke authornya yaa . . Gomawo udah komen. ^^

      Hapus
    2. thanks Husna , masukannya berharga banget. Emang kalau bikin cerita oneshoot itu sulit juga. Tapi saya akan belajar terus...thanks banget yaa...:)

      Hapus
  18. Daebaak cakep (y)
    Min, lanjutan FF yg lainnya diposting dooong

    BalasHapus
  19. romantis bgt sihhhhh,,, cpt2 post karya2 yg lain donk

    BalasHapus
  20. Baru baca yang ini... Selalu tidak pernah mengecewakan bagus Dina eonni dan tentu Happy ending. Dan tentunya terima kasih kepada Hae Oppa, membuat Minho akhirnya mengatakan perasaanya :)

    Waiting for next story.. keep spirit and Take care^^

    BalasHapus
  21. Selau memuaskan yg baca, semangat!!!!

    BalasHapus
  22. Keren miin, woah minsul momentnya dapet banget. Btw update dong ffnya yg lain. Penasaran banget ceritanya *begging*

    BalasHapus
  23. huuuuuuuuuuuuuuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa daebakkkkkkk ni ff, seratus jempol dah muah muah :**
    melting melting deh, panas dingin euy bacanya, berasa bgt feelnya, romantis abiss
    salut deh (y) :D

    BalasHapus
  24. hadeuuuuhhhhhh.. ending nya so sweet bgt..
    ini cerita oneshoot langsung dapet feel nya..
    kerenn..
    ditunggu ff berikutnya yaaaaa.. :)

    BalasHapus
  25. huuuuaaaaaaaaaaaaaaaaa
    so so so sweet nyyaa minsul
    #kalo real tambah awesome nih (y) daebak!!

    seneng deh bacanya kalo so sweet" an gini.


    dinner bareng..... sampe main gitar pula,,
    #ngebayangin mino oppa main gitar
    ^mau donk ^-^

    yaaayyyyy.... orang tua minsul pada ngeliatin.. huuaaa restu bakal mengalir nih. meski oneshoot :(

    BalasHapus
  26. Kyaaa Minho cemburu, ahh bagus2 jadi kan dia nyadar tuh klo dia jatuh cinta..apalagi pas curhat sama taemin kkk~
    Dan di ending minsul yg bener2 manis, kyaaa so sweet #kecup2 euyy itu knp pd ngintip2 wkwkwkk

    BalasHapus
  27. I'm back with my account. XD
    Dikasih rekomendasi FF sama si idha typo shawolaff(x)tion tentang eon dina. Trus baca dari FF nya yang pertama. Dan taraaaaaa. . Langsung jatuh cinta. Sulli yang udah suka ama Ming. Dan Ming yang sebenernya suka ama Ssul tapi gak sadar. Untung ada Donghae-ssi dan Taemin-ssi. Gomawo kalian. :*

    BalasHapus
  28. minho gk rela klo sulli dket2 sma cwok lain smpe mrah2 gk jlas dan nendang taemin pke batu,,,
    tpi akhirny dya sdar jga klo dya sbnerny cinta sma ssul
    ff nya bgus eon tpi syang cma oneshoot
    dtunggu ff slanjuty n aq ska bnget sma ff ny eonni dina matahari yg a letter from heaven,,, slam buat authorny ya mimin yg baik

    BalasHapus

 
Choi Minho & Choi Sulli Couple FanFiction Blogger Template by Ipietoon Blogger Template