Jumat, 28 Februari 2014

A Story On The Backstage of MUBANK (OneShoot)


Poster by : Lyri @ High School Graphics 

Tittle : A Story On The Backstage of MUBANK

Author : iswarii23

Shining Effects (Minus Krystal)

Rate : Semua Umur :D

Lenght : OneShoot

Genre : Real life ( maybe wkakakak )

FF yang udah lama banget bersarang di hp mimin. wakakakaka. maaf gak sesuai ama moment alias momen lama. :D Entahlah pas momen berlangsung, kayaknya mimin sibuk terharu deh. xixixi. Banyak cincong yak, maaf kalo gak bagus, kelamaan ga nulis jadi beginilah adanya. Happy Reading ^^


 


"Sulli-ya, palli ireona. Nanti kita terlambat." Sulli menggeliat malas. 

"Eonni, ini baru jam 7. Bukankah jadwal keberangkatan kita ke Jepang nanti siang? Apakah ada perubahan acara eoh? 5 menit lagi ne?" 

Luna menggeleng frustasi. Ini sudah kesekian kalinya ia berusaha membangunkan Sulli, dan seperti biasa, ia gagal. 

"Ambeeeeeer eonni . . Aku gagal. Bantu aku membangunkannyaa neee?" Luna mulai mencari bantuan. 

"Aissssh, bayi besar ini. Menyusahkan saja." Amber menghampiri Luna yang cemberut, gagal membangunkan Sulli. Kemudian ia berlalu, menghampiri Victoria yang sedang membuatkan sarapan untuk mereka.

"Sulli-ya, palli ireona. Aissssh. Kajja. Kita harus cepat. 30 menit lagi manager Oppa akan menjemput kita." Amber susah payah menarik selimut tebal Sulli. 

"Hyeong, 1 jam lagi ne. Aku masih mengantuk." Kini Sulli membenamkan kepalanya kedalam pelukan hangat boneka kodok besar.

"Mwoo ? Kau meminta kepada Luna 5 menit, sedangkan denganku 1 jam? Tidak bisa. Kau harus bangun sekarang. Palli." Amber lalu menarik boneka kodok besar itu dengan seluruh tenaganya.

"Tapi hyeong, ini baru jam 7." Kembali Sulli merengek dengan suara khas bangun tidur.


Di dapur


"Gagal lagi ?" Vic bertanya kepada Luna dengan menahan senyum. Luna mengangguk sambil mempoutkan bibirnya.

"Ada yang bisa aku bantu?" Victoria menggeleng cepat. 

"Eonni, memang kita mau kemana? Bukankah kita berangkat ke Jepang siang nanti eoh?" Victoria mengangkat bahunya.

"Manager Oppa belum memberi tahuku. Mungkin sebentar lagi ia menelpon." Dan tak lama berselang Iphone Victoria berdering. 

"Yeoboseyo Oppa. Ah, ne. Ne. 30 menit lagi kita selesai. Ne. Ne. Anneyeong."

"Kemana?"

"Bahkan ia pun tak memberiku kesempatan bertanya. Huh. Ambeeeeeeer. Seret Sulli ke kamar mandi. Kita harus selesai dalam 30 menit." Victoria mengeluarkan titahnya. Dan bisa dipastikan, tidak ada yang bisa membantah.

"Kau mau aku mandikan hah? Kau bisa melanjutkan tidurmu nanti dimobil. Palli." Amber menyeret Sulli ke kamar mandi. Lalu menyipratkan sedikit air ke muka Sulli.

"Ne, aku mandi. Silahkan keluar hyeong." Gantian Sulli mendorong Amber keluar. 

"Jangan lama-lama, nanti kita. .

"Ne, ne, kapan aku mandi, jika kau tak berhenti mengoceh eoh?"

"Dasar anak ini." Amber menarik pintu kamar mandi lalu melangkah menuju ruang makan.

"So, akan dibawa kemana kita pagi-pagi seperti ini huh?" Amber menyendok sarapan pagi mereka. Baik Luna maupun Victoria mengangkat bahunya bersamaan.
"Sulli sudah mandi?" Vic bertanya kepada Amber yang dibalas anggukkan. Ah, kalau sudah selesai sarapan, bergegaslah. Oppa bilang, setelah kegiatan pagi ini selesai, kita akan terbang langsung ke Jepang."

"Mwo, sebenarnya apa acara kita kali ini, mengapa Oppa tidak merincinya?" Luna mendengus. 

"Pagiiii. ." Akhirnya Sulli menghampiri mereka ber3 dengan tampang lesunya. 

"Igo. Habiskan." Victoria dengan sabar menyendokkan sarapan penuh gizi kepada Sulli. Dan tentu saja, Sulli menerimanya dengan raut wajah mengantuknya.

"Gomawo." Sulli mulai makan. Tapi tidak dengan matanya. Sepertinya matanya ini sulit sekali di ajak berkompromi.

"Memangnya tidur jam berapa kau semalam huh?" Luna bertanya. 

Sulli mengangkat tangan, mengacungkan 3 jari ke arah Luna.

"Pantas saja susah dibangunkan." Luna melanjutkan. Dan mereka semua tahu, apa yang Sulli lakukan sehingga baru tidur jam segitu. Bertelepon ria dengan sang namja. Choi Minho.

"Memangnya dia tidak ada acara pagi ini, sampai kalian kompak menyelesaikan permasalahan hati kalian sepagi itu?" 

"Yaaa, eonni. . Mengapa kau berlebihan?? Bisakah kau mengganti kata-kata "menyelesaikan permasalahan hati" tadi dengan kata Rindu huh?" Luna tertawa nyaring saat mendengar pertanyaan Amber tadi.

"Mubank Hyeong." Jawab Sulli singkat.

"Dan ia benar-benar tak akan berangkat ke Jepang?" Victoria ikut bertanya, yang dibalas dengan gelengan lemah Sulli. 

Hening beberapa saat, sampai dering Iphone victoria memecah suasana.

"Bwooo, kau tidak naik dulu kesini?? Baiklah. 5 menit lagi kita turun. Ndeeee."

Semua member minus Krystal (syuting Heirs), menuruni dorm mereka ke arah mobil perusahaan yang sudah terparkir manis di depan gerbang. 

Victoria masuk disamping pengemudi. Sedangkan Amber, Sulli dan Luna di kursi penumpang. 

"Pagiiii Oppa." 

"Pagiii lady's. Yaaaa, Sulli-ya, ada apa dengan mu? Mengapa kau tampak lesu?" Sang manager bertanya ke arah Sulli dan hanya ditanggapi dengan gelengan kepala.

"Ia masih mengantuk Oppa. Ini terlalu pagi baginya yang baru tidur selepas jam 3 pagi." Amber menjawab pertanyaan yang Manager nya berikan untuk Sulli. Belum sampai 5 menit mobil berjalan, Sulli sudah kembali ke alam mimpinya.

"Kalau ia tahu, kemana kita akan pergi, mungkin ia tak akan bisa tidur dengan mudah seperti tadi. Haha." 

"Yaa, Oppa, memang acara apa yang akan kami hadiri pagi ini ? Mengapa begitu penuh rahasia?" Amber bertanya mewakili Vic dan Luna.

"Kita akan bertolak ke gedung KBS. Yeaaay."

"Hah ?"  Dahi Amber, Victoria dan Luna berkerut. "Mengapa managernya sangat gembira?"

"Gedung KBS?" Vic menyakinkan pendengarannya tidak salah. Setahunya, hari ini f(x) tidak ada jadwal manggung di sana.

"Aaaaa. . Aku tau. Mubank. SHINee. Kita akan datang kesana untuk mensupport mereka benar?" tiba-tiba Amber menjerit histeris dengan pemikirannya. 

"Binggo. Dan, kalian pasti sangat tau, siapa yg paling diuntungkan dengan kunjungan dadakan kita ini?" kata sang manager usil sambil mengarahkan dagunya ke arah makhluk yang tengah nyenyak tertidur. Sulli.

"Hoaaaaa. . Sudah lama kita tidak mengunjungi mereka. Eonni, biar aku bangunkan anak ini. Ternyata, kalau dia tidur seperti ini, suasana jadi sepi. Apalagi dia pasti akan sangat senang dengan tujuan kita sekarang." Ujar Luna senang sambil meminta persetujuan victoria. Sang Leader menganggukkan kepalanya tanda setuju.

"Andweeeeeee. Jangan." Amber memegang tangan Luna yang hampir mengguncang tubuh Sulli. Dahi Luna berkerut.

"Waeyo?"

Amber tersenyum jahil. 

"Biarkan saja. Jangan beritahu dia sampai kita berhadapan langsung dengan Oppadeul. Aku ingin tahu reaksi bodohnya dengan tampang bangun tidur, saat berhadapan langsung dengan Minho Oppa. Haha. Bagaimana?"

"Aku setuju. Sekali kali mengerjai dia tidak ada salahnya kan? Bukankah pose bangun tidurnya sangat lucu huh? Hahaha." Sang manager menambahkan. 

Luna dan Victoria berpandangan.

"Kau tidak ingin membalas kekesalanmu pagi tadi terhadap anak ini huh?" Amber bertanya kepada Luna.

"Umm. . Baiklah. Aku ikut kalian."

"Kau eonni, bagaimana?" Amber meminta persetujuan Victoria. 

"3 melawan 1? Aku kalah suara. Baiklah. Sepertinya lucu juga membayangkannya. Tapi aku tidak ikut kalau dia marah yaa."

Amber mengangguk mantap.

"Dia tidak akan marah mepada kita, jika ada Minho Oppa disana. Aku yakin." 

Semua ikut mengangguk. Tanpa terasa, mereka sudah sampai di depan gedung KBS. 

"Siapa yang akan membawa Sulli ke dalam dengan keadaannya yang seperti ini? Kita bangunkan saja." Luna membuka suara.

"Andwee. Bisa-bisa ia sadar kalau kita ada di depan gedung KBS. Ummm, ahh, Oppa, kau bisa memapahnya kan? Tidak mungkin kami bertiga, badannya lebih besar dari kami."

Amber menginterupsi sang manager yang dibalas acungan jempol.

"Kita masuk duluan, tidak enak dong, kita hanya mengerjai Sulli. Minho Oppa juga harus kita kerjai."

"Eonni, mengapa kau sangat usil eoh?"

"Yaaa, Park Sunyeong, sekali-sekali tidak papa eoh. Mengerjai orang yang sudah tidak bertemu selama 2 minggu, biasanya mengasyikkan." Lanjutnya bangga. 

Victoria sendiri menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum.

"Kajja, Oppa, jaga anak ini. Awas jika rencana kita hari ini gagal."

Amber memimpin Luna dan Victoria berjalan kedalam gedung. Tadi sang manager sudah memberitau dimana backstage SHINee.

"Ini dia. Eonni, silahkan mengetuk pintu." Amber meminta Victoria untuk mengetuk pintu.

"Hah, mengapa aku? Kenapa tidak kau saja?" Luna setuju dengan sang Leader. Amber yang harus melakukan itu. 

"Karena kau Leader kami." Jawabnya enteng. 

"Aniyo, bagaimana jika Minho yang membukakan pintu? Apa yang harus aku jawab jika ia bertanya dimana keberadaan Sulli?" Luna hanya menganggukan kepalanya setuju.

"Tidak mungkin. Dia pasti sedang tenggelam dengan gadgetnya. Pasti Key Oppa, atau si magnae yang membukakan. Ayolaaaah."

"Aniyooo. . Kau saja. Cepat ketuk."

"Baiklah, baiklah. Huh, biasanya dalam keadaan seperti ini, pasti Sulli yang heboh ingin mengetuk." Amber menggerutu.

"Ini kan idemu juga eonni. Cepat, kaki ku mulai kesemutan." Luna mulai merengek.

Tok Tok Tok

CEKLEEEEEK


Di mobil

"Sulli ya, palli ireona. Kita sudah sampai. Heiii. Aisssh anak ini, mengapa sulit sekali di bangunkan." Gerutu sang manager sambil menepuk nepuk pipi gembul (?) Sulli.

Tubuh Sulli meregang. 

"Heeem, Oppa, dimana kita?"

"Sudah, nanti saja aku beri tahu. Kajja, kita sudah telat."

Sulli menurut. Dengan wajah yang jauh dari kata normal, ia menggandeng sang manager, sambil menyandarkan kepalanya di bahu.

"Aisssh, anak ini. Benar-benar. Pantas saja amber berniat sekali mengerjainya."


Backstage


CEKLEEEEK


"Annyeong My Brother."

Amber memberi salam kepada seseorang yang membukakan pintu dan tidak lain adalah Jonghyun.

"Yaaaaaaaaaaa. . Kau." Jjong berteriak histeris melihat Amber berdiri di depan matanya. Lalu tanpa disuruh, Luna yang ada di belakangnya, beserta Victoria ikut menyembulkan kepala.

"Surpriseeeee." teriak Luna girang.

"Kaliaaaaan. . Huaaaaa. . Kajja, masuuuuk. Guys, kita kedatangan tamu." Seru Jjong berteriak nyaring menarik perhatian member lain. Onew, Key, dan Taemin pun mendekat.

"Mengapa kalian tidak memberi tahu kami, akan datang kesini?" Onew membuka suara, selepas ber hi five ria dengan Amber. 

"Kejutan, aku tadi kan sudah bilang Oppa."

Ketiga tamu tak diundang itu celingak celinguk. Mencari sesosok member yang saat ini  jarang terlihat dengan member lainnya. 

"Kemana Minho?" Akhirnya Victoria bertanya.

Dan disaat yg bersamaan, orang yang ditanya pun datang dari luar pintu.

"Oppa, anneyeong."  

"Bwooo kaliaaaaaan." Minho yang terkejut dengan kedatangan mereka ber3, dengan cepat mengedarkan kepalanya menyelusuri ruangan. 

"Kemana Sulli ku?" tanya nya langsung tanpa basa basi.

"Yaaa, Oppa, tanyakan keadaan kami dulu eoh, baru bertanya dimana Sulli berada. Aisssh, Jinja. Ternyata orang yang sedang merindu, terlihat sangat menakutkan heh." Amber nyeletuk.

"Ah, Mian. Victoria Noona, Luna-ya, anneyeong."

"Haha. . Oppa, kau terlalu serius menanggapi gurauan Amber eonni. Sulli tidak ikut. Dia kami tinggalkan karena susah sekali di bangunkan." Luna berkata cepat. Ia sendiri juga bingung, bukankah yang akan mengerjai Minho itu Amber, mengapa malah ia yang berbohong.

"Bwooo, Sulli tidak ikut ? Kalian yakin?" Key dengan cepat memastikan kabar itu mewakili Minho.

"Bagaimana bisa? Kalian bercanda kan?" Minho bertanya dengan mengerutkan keningnya.

"Aish, tadi kan sudah Luna bilang. Kau tahu, manager kami memberi tahu kemana kami akan pergi, setelah kami masuk mobil."

"Kalian ingin membohongiku kan?" Lanjut Minho.

Amber mengangkat bahunya acuh. Luna dan Victoria sama-sama menggelengkan kepalanya. Dan OT4 melangkah mendekati Minho, memberi tepukan di bahu agar minho bisa menerima ini.

"Yaaaa. . Kalian. . Lepaskan. Aku tidak percaya Sulli tidak ikut. Aku akan menelponnya." Dengan cepat Minho menyambar HP nya diatas meja rias. 


Ditempat lain.


Sulli di papah oleh managernya menuju backstage SHINee. Dengan tampang lesu, ia terus menggandeng lengan sang manager. Dan tak ketinggalan, HP nya selalu ia genggam di tangan kirinya.

. . .Attention Boys! Nan jom dareul geol. Dareun aedeureun da mireonaego jarireul japji. .

HP nya berbunyi dan bergetar. Dengan cepat iya mengangkat panggilan itu. Dan disaat yang sama, ia dan sang manager sampai di depan ruang tunggu SHINee

"Yeoboseyo. ."

"Chagiya, eodisso ?" suara di seberang bertanya dengan nada lembut.

"Huh, Minho Oppa. Aku ?? Oppa, kita dimana??" Suara Sulli seperti berbisik. Menanyakan keberadaannya dengan sang manager. 

"Oppa? Yaa, kau sedang dimana dan bersama siapa?"

"Huh, aku ? Aku sedang bersama. . 


Tok Tok Tok


Semua yang sedang berada di dalam ruangan menoleh ke arah pintu. Tak terkecuali Minho yang sejak tadi resah menanyakan dimana yeoja nya berada.

"Oppa, kau mengetuk ruangan siapa? Dimana kita sebenarnya?" Suara Sulli di jalur penerima hp Minho kembali terdengar. Dan bisikan tadi diterima jelas di telinga Minho. 

"Yaaa, kau dimana?" kembali Minho bertanya. 


Tok Tok Tok


Kembali terdengar suara ketukan. Namun tak ada yang berinisiatif membukakan pintu tersebut.

"Baca tulisan itu." Sulli kemudian membaca tulisan di depan matanya.

"Hah, SHINee backstage." Suara Sulli tidak lagi berbisik. Dari nada bicaranya, terdengar suara kekagetan dari yeoja cantik itu.

"Mwooo." Dengan satu gerakan cepat, Minho membuka pintu. Dan terpampanglah Sulli beserta sang manager yang sedang memapahnya. 

"Mwoooo. . Minho Oppa. . Yaaaa. . . Aisssssh . . Mengapa kau tidak memberi tahu ku Oppa?" Sulli sepertinya melupakan bahwa tadi ia sempat mengantuk. 

"Kau membuat ku khawatir. Kajja." Minho menarik Sulli kedalam pelukannya dengan sekali gerakan. Sekarang tangan kiri Minho sudah berada dibahu Sulli dan tangan kanan Sulli sudah melingkar mantap di badan Minho.

"Tunggu. Oppa, kau mau masuk tidak?" sepertinya Sulli belum benar-benar melupakan managernya. 

"Kalian membuat ku iri. Minggir."

"Hahahahaha. . Kau lucu Hyeong."

"Diaaaam kau."

"Hahahahahaha. ."

"Jadi, apa maksud kalian bertiga mengerjai kami?" seruan itu terdengar ketika MinSul sudah berhadapan dengan Victoria, Luna dan Amber.

Sementara OT4 lain hanya bisa mengeleng-gelengkan kepalanya sambil cekikikan.

"Kami ber4 Minho Oppa. Manager Oppa juga ikut andil." Amber membela diri.

"Hyeeong. . Kau jahaat."  Sulli mencibir kepada Amber dengan muka bangun tidur nya.

"Haha. . Urusi dulu muka mu baby, baru kau mengomel padaku. Hahahahaha. ."

"Bwooo, ada apa dengan muka ku eoh? Oppa ada apa?" tanya Sulli dengan kekhawatiran tingkat tinggi. Sementara Amber yang mengerjai nya, sudah tidak bisa menahan tawanya.

"Mana Oppa lihat." Minho mengulurkan tangan kiri nya yang tadi di bahu Sulli untuk membuat muka Sulli beralih ke mukanya.

"Tidak ada apa-apa. Kau tetap cantik meski dengan muka mengantuk." Minho mengoyang goyangkan pipi gembul Sulli.

"Yaaaaaks. . Menjijikan. Kau berlebihan Choi Minho." Jonghyun bergidik ngeri.

"Mwooo. . Haha. . Aku tidak berbohong. Yeojaku adalah wanita paling cantik no 1 di Korea." Lanjutnya lagi sambil mengacak rambut Sulli lembut.

"Isssh, gombal." Sulli memukul perut Minho dengan tangannya. 

"Awww. Kau tega sekali padaku hah. . Kau mau aku hukum. Ini rasakan." Minho dengan cepat mengelitiki badan Sulli. Yang tentu saja membuat dirinya tertawa dengan keras.

"Yaaa, Opppa. . Oppa. . Hahahaha. . Oppa aku tidak kuat hahahahaha. ." Sulli sudah tidak bisa menahan lagi tawanya.

"Apa yang mereka berdua lakukan? Kekanakkan." Key mencibir.

"Dan seperti biasa, kita tak dianggap lagi jika mereka berdua sudah bertemu." Jonghyun menambahkan.

"Bahkan, iseng ku padanya tadi pun sudah mereka lupakan." Amber ikut mengomentari 2 anak manusia yang sedang bercanda mengobati rindu.

Setelah hampir setengah jam bercengkrama,  akhirnya manager f(x) mengajak mereka berphoto bersama untuk kemudian di uplod ke jejaring sosial sebagai bentuk support f(x) atas comebacknya sunbae mereka. SHINee.

"Semuaaaaa. . Ayooo. . Kita berphoto bersama. Ladies, waktu kita sedikit. Kajja kalian berpose."

"Igooo. . Pegang satu-satu CD ini. Palli - palli." Manager f(x) memberi intruksi kepada anak buahnya untuk memegang CD Everybody. Semua siap berpose.  

"Yaaaak Choi Couple. Photo ini akan di realise oleh staff SMTown. Kalian tidak bisa berpose seperti itu." 

Semua mata terarah kepada Minho dan Sulli yang terlihat lengket seperti permen karet.

"Phabo, kalian ingin Youngmin sajangnim mendapat serangan jantung mendadak melihat pose kalian ini huh?" Jjong mengumpat. Baik Sulli maupun Minho kompak mem pout kan bibirnya.

"Hentikan itu Choi. Baiklah. Aku akan menjadi tameng kalian berdua. Hyeong, silahkan ambil photo nya."


KLIIIIIK


"Lihat Oppa. ." Amber meminta HP yang tadi digunakan untuk memphoto Shining Effect kepada manager nya. Semua ikut mengerubungi Amber.

"Yaaak, mana bisa di share jika tanganmu ada disana Sulli-ya." Amber ngedumel.

"Apa yang salah dengan tanganku hyeong?" Tanya nya polos.

"Igooo. . Kau mau membuat dunia tau mengenai hubungan kalian?"

"Kita ulang saja."

"Sekali lagi ne. Na dul set."

KLIKKKKK dan disaat yang bersamaan Minho mengisengi Sulli dan membuat yeoja nya itu menengok ke arahnya.

"Yaaaaak, ini lebih paraaaah. Mengapa kau menengok ke arah Minho, Choi Sulli?" tanya Managernya lagi gemas. 

"Oppa mengisengi ku tadi." Tunjuk Sulli ke arah Minho.

"Sudahlah, kalau begitu tidak jadi. Bagaimana bisa di share jika hasilnya seperti ini." Umpat Manager f(x) kesal. 

"Tapi apa jika tidak di uplod photo kita ini malah semakin menghembuskan kabar duo Choi itu. Soalnya tadi aku cek, fans sudah tau kita men support SHINee hari ini." Luna mengeluarkan pendapatnya.

"Aku tau. Mana hyeong. Sini photo nya. Bagaimana kalau aku edit saja." Taemin mengeluarkan ide.

"Kau yakin Magnae?" Onew bertanya penuh selidik.

"Serahkan saja pada magnae mu ini. Aku akan menutupi tangan Sulli dengan sesuatu." Semua mengernyitkan dahinya.5 menit berselang, Taemin kembali bersuara.

"Taraaaa. . Igo. Bagaimana editan magnae kalian ini?"

"Yaaa, mengapa seperti hiasan anak TK? Magnae, kau serius tidak sih?" 

"Aissssh. . Biasakah kalian menghargai usahaku ?? Aku melakukannya dengan sekuat tenaga."


PLETAAAK


"Kau berlebihan namja Lee. Hyeong, yang seperti ini bisa di share ?" Jjong bertanya kepada managernya.

"Hmmmm. . Apa ada pilihal lain selain ini?" Jjong dan yang lainnya menggeleng.

"Terpaksa kita mengunggah foto itu. Tidak atas nama SMTown mungkin. Aku akan mengunggahnya di me2day resmi kita saja. Bagaimana?"

"Bagaimana baiknya kalian saja. Lady's, kita harus berangkat sekarang. Pesawat kita sejam lagi terbang. Kajja." seru manager f(x) nyaring.

Semua menuju pintu keluar ruang tunggu SHINee. SHINee sendiri mengantar kepergian hoobae nya itu sampai depan pintu.


"Oppa, aku berangkat dulu ne."

Minho mengangguk. Lalu memegang kepala Sulli dengan penuh rasa sayang.

"Jaga dirimu baik-baik ne. Aku akan selalu menghubungi Heechul hyeong untuk mengetahui kabarmu." Sulli mengangguk.

"Kau bisa percayakan itu pada ku namja Choi. Aku juga berada disana." Jonghyun menyahut dari belakang. Minho dengan tidak senang menoleh cepat.

"Aku tidak percaya padamu." seru Minho kesal. "Pergi sana kau." Sulli hanya bisa cekikikan melihat Jonghyun di marahi oleh namjanya.

"Sombong sekali kau. Lihat pembalasanku nanti. Huh." Jjong kembali masuk ke ruang backstage meninggalkan Sulli yang sedang pamit kepada Minho.

"Selama aku tidak ada, kau jangan nakal."

"Yaaa. . Aku tidak nakal Oppa."

"Benarkah ? Aku takut, ketika aku tak ada disisimu, akan ada banyak namja yang berusaha mendekatimu."

"Aiiiish . . Yang penting kan aku tidak menggubrisnya. Kau kan tau bagaimana aku." 

"Choi Jinriiiiiiiiiii, Cepaaaaaaat. . " teriakan keras Victoria membuat Sulli menoleh.

"Ne eomma. . sebentar lagi. Oppa, aku akan selalu menjaga kepercayaanmu. Kau tenang saja padaku ne?" Minho tersenyum.

"Baiklah aku percaya. Take care babe." 

Setelah mengucapkan kata itu, Minho mengecup kening Sulli, di lanjut pada kedua pipi gembul (?) nya, dan terakhir, bibir ranum yeojanya. Ritual yang selama ini mereka lakukan saat akan berpisah jauh.

"Saranghae my Jinri."

Sulli tersenyum dan melangkahkan kakinya pergi menjauh dari Minho. Tapi kemudian ia ingat sesuatu.

"Oppaaaaaa. . CUP. Nado Saranghaeyoo. . Take care too. . Byee Oppa. ."

Salam terakhir Sulli tadi berhasil membuat Minho tersenyum sumringah. 

"Jaga dia Tuhan. Aku mencintainya." batinnya seraya kembali masuk ke ruang tunggu. 

END

Plis jangan timpuk mimin dengan segala apapun benbentuk benda tajam. errrrrrrr. . ini sempet mau gak di lanjut. kekekeke. entahlah ada setan apa yang akhirnya bisa membuat mimin  meneruskan ff abal ini. XD kejauhan dari momennya yakkk?? wkwkwkwkw, , bodo ah. yang penting bikin. dan tau kan reaerdeul ama yang dibuat jonghyun oppa untuk membalas Minho di ff ini. ?? wakakakaka, , #poorminho yasudahlah. mudah2an mimin masih punya niat ff lagi lain kali yak. komen boleh gak juga gak papa. gak bagus soalnya mimin tau. XD 


36 komentar:

  1. Andai kan itu semua emang bner2 terjadi,, ga bsa d bygkan apa yg akan terjadi yg pasti aku akan sgt2 happy....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Foto nya kan beneran. Kekekekeke. . Cerita sebelumnya imaginasi author doang kok. XD mudah2an bener begitu yak. gomawo udah komen. #bow ^^

      Hapus
  2. UAAAHHH!!! Aku ingat foto SHINee-F(x) yang Minho Sulli lagi rangkulan!! yang di kasih hiasan not balok kan ? Aku baru nyadar yang sulli megang pinggang minho di sensor><

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya tangan Ssul di pinggang Ming. Trus tangan Minho di pundak Ssul di alingin ama Jjong. Baik hati sekali emang itu bang Jonghyun. :D

      Hapus
  3. kyaaaaa >< so funny and sweet at same time :) kekeke~ jadi gitu ya ceritanya sampai bereedar foto itu :D

    aigoo..aigoo uri prince flaming sangat gombal ternyata :D dan mereka berdua seperti dalam dunia mereka walau shinnee*f(x) ada disitu :)... kasian amber hyung.., dibilang gagal enggak, bilang berhasil juga enggak.. paspasanlah Amber hyung :D

    funny and sweet story~ and will waiting for u next story... keep writing and keep spirit~^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah2an sih begitu ceritanya. Abisssss. . Waktu diphoto itu, Ssul kaya abis bangun tidur. Wakakakaka. . Berimaginasi deh saya. Makasih ya rahma komennya. :D

      Hapus
    2. Sama-sama :) hahaha seperti kata Spongebob "Mari kita berimajinasi" XD LOL... aku juga suka bikin FF dari berita Minsul yang ada kok... memang paling enak itu didunia imajinasi... :D

      Hapus
  4. Huakakaka ane jadi inget lagi yg pas moment ini hyung :D
    Jadi kepikiran kalo realitanya sama kaya ff ini, Hyungie daebak :* ♥
    Ada brapa foto yak dibackstage, trus ada foto yg bedua jg kali ya huahahaha udah ah delulu muncul mulu kalo inget moment ini ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduh cal, photo berdua mah udah gak keitung lagi. Jadi mao nyuri hape minsul lagi kan. :D

      Hapus
  5. Itu sulli lucu banget,, hoobby banget tdur...tpi teetep cantikkk...
    Keren saeng, smoga mrka bneran minsul forever....


    Fighting...

    BalasHapus
  6. Sulli eonni tukang tidur kekeke , andai nyatanya mereka beneran pacaran happy bngt kali ya yng dukung minsull hihii

    BalasHapus
  7. Kalau itu bener2 terjadi .. Aku yg bakal patah hati .. ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ

    BalasHapus
  8. Lucu deh jadi pengen liat langsung muka sulli eonni pas bangun tidur :D

    BalasHapus
  9. Daebak min, kaya crita asli (y)

    BalasHapus
  10. huahah di bales dgan jjong nge rangkul ssul di SMTOWN, emang tuh duo dino iseng bgt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak hanya ngerangkul Ssul, tapi juga ngerangkul Oppa no 1 nya Ssul. . Heechul. XD

      Hapus
  11. Eeeeeeew eeeeew aje gilee nih si eonni bikin ffnya lg...bikin merinding serasa beneran(?) Mampus lo ming kagak taukan klo omongan jjong bener dia bales dendam gara2 omongan lu wkwkkwk dirangkulah sulli dijepang ama jamong :D

    BalasHapus
  12. Wah bguz min wlopun udh jauh dr momen sbelumnya tp tetep keren...
    Jd mikir klo itu bner" trjadi...*mneruskn hyalan mimin...
    Min fb q dr kpan tahun blum di konfirm....!!!!!!!lama bgd dah :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama fb nya apaaa ??? :D min lagi gak konfirm2 pertemanan. Banyak mata2 abisannya. :D

      Hapus
    2. Nama fb q "sulis triyani" udh lama bgd q add tp blum di konfirm...
      Mata" penjahat y min..:-)

      Hapus
  13. Great story thor! Feels like the real one, thumbs up! Keep writing

    BalasHapus
  14. Wokwokwoko..... Sulli eonnie sampai kaget pas tau dia sudah ada dibackstage SHINee kekeke XD

    BalasHapus
  15. tak bisa bayangin bgaimana ekspresi mereka berdua wktu dikerjaain. wkwk

    ffx bgus.(y)

    BalasHapus
  16. kekeke~ iyah jadi keinget moment minsul yg ini.
    wkwkkk pengen ngerjain ehh malah diacuhin ama minsul :D minsul kalo uda ketemu, serasa dunia milik mereka dah :3 berasa kyak real *aminnn*
    mian telat baca :((

    BalasHapus
  17. Seeru ff nya, ngebayangin mereka. Klo bercanda

    BalasHapus
  18. Kyaaa minsul dikerjain tetep ajja klo udh ketemu semuanya terlupakan, dunia milik berdua kkk~
    Choi couple emang selalu buat iri, itu juga mesra2an cuek ajja yaakk #geleng2kepala dan lebih parah didepan pintu, ga diliat org tuh...
    Bikin sequel bisa, contohnya minho cemburu sama kedekatan sulli sama namja2 di jepang pasti seru :)

    BalasHapus
  19. Itu sulli lucu banget,, hoobby banget tdur...tpi teetep cantikkk...
    Daebak min

    BalasHapus
  20. Ahhh sumpah lucu banget... coba aja klo kenyataan nya bener,,senengnyaaaa udh memuncak bgt. Wkkwwkw

    BalasHapus
  21. gila aku ngehayal ini kenyataan pasti lucu bgt wkwkk bagus deh thor ff nya pokoknya buat senyum2 sndiri deh hoho

    BalasHapus
  22. Lucu lucu...
    Walaupun momen lama,,, gag bisa bayangin gaya minho yang lenjeh lenjeh.ke sulli :-O
    Jadi gini nih gaya pacaran mereka...

    Susunya cocok #eh
    #salahfokus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huakakakaka. . Ane mah mikirnya gitu jo. Lah pan dari dulu Ming yang bilang, mao deket ama Ssul itu susah. Yah berhubung udah deket, nempel terus dong. . XD

      Hapus
  23. aaaaaaaaaaaaaaaa apakah ini kisah nyata? semoga benar {}
    daebak daebak daebak (y)

    BalasHapus
  24. Ini keren min wkwkwk bkn ff yg lebih romantis lg min ;;)

    BalasHapus
  25. huuuuuaaaaaaaaaaaaaaa sweet,,

    dull eonni sampe ga sadar gitu udah malem, enak sih telepon2an sama namja chingu,, ya laah, seorang choi minho lagee..

    sweet akhirnyaaa

    BalasHapus
  26. bagus nih semua tentang minsul aku suka kekeke

    BalasHapus

 
Choi Minho & Choi Sulli Couple FanFiction Blogger Template by Ipietoon Blogger Template