Senin, 10 Februari 2014

FF MInSul : Miss you (part 9)


 
Tittle : Miss You [Part 9]
 
Author : Tae_Nda
 
Choi Sulli | Choi Minho | Kim Heechul | Bae Suzy | Choi Minrin (OC) | Lee Taemin
 
Genre : Sad, Romance
 
Lenght : Chaptered
 
Rate : 15
 


Minho dan sulli saling bertatapan saat
Sebuah suara timbul dari perut sulli. Sulli tertunduk malu dengan wajah yang sedikit memerah.

“aku lapar”

Minho segera menahan tawa, ia tahu sulli sangat emosional saat ini. Minho tak mau tawanya akan memperburuk hubungan antara dia dan sulli.

“kajja,,,, “ minho meraih tangan sulli menuju dapur, saat sampai disana minho dengan sigapnya mengambil kuali dan bahan-bahan untuk membuat nasi goreng, karena hanya itu yang ia bisa minhho terlalu sibuk dengan bisnisnya. Bahkan minho berharap kalau ia tidak lupa bagaimana cara membuat nasi goreng, makanan favorit sulli saat ia dan sulli masih menjadi sepasang kekasih.

Sulli hanya bisa duduk terdiam dimeja makan sambil memandangi punggung minho yang sedang membelakanginya, ia terlalu lelah atau lapar untuk berdebat seputar minho yang seenaknya mengajaknya kedapur.

Sesekali ia tersenyum melihat minho yang sedikit kaku dalam mengudak atau meratakan bumbu yang telah ia persiapkan. Pasti sudah lama sekali minho tidak memasak hingga ia benar-benar kesulitan untuk memegang spatula.

“Cha~~~~~” ujar minho dengan sepiring nasi goreng lengkap dengan 2 telur mata sapi.

Sulli menatap lirih kearah nasi goreng yang tersaji manis didepannya. Minho yang telah duduk berhadapan dengan sulli, menatap sulli ia seolah tau apa yang sedang dipikirkan sulli.

“aku sengaja meletakan 2 telur mata sapi disana, bukannya dulu kalau telurnya tidak 2 buah, kau tidak mau memakannya ssul?”

Minho berdiri dari tempat duduk sebelumnya, dan berjalan meninggalkan sulli tapi sebelum ia benar-benar pergi, ia menoleh kebelakang dan menatap punggung sulli.

“makanlah yang banyak, pekerjaan kita menunggu kita besok”

Sungguh miris mendengarnya, minho kembali melanjutkan langkahnya sedangkan sulli perlahan tapi pasti air matanya menetes walau tak terdengar isakan . hatinya seolah terpanah dengan ribuan anak panah. setelah tak terdengar lagi derap langkah kaki minho , isakan tangisan pun mulai terdengar didapur itu. Tangan yang gemetaran meraih sendok yang sudah disiapkan minho, menyedok nasi goreng dan mengarahkan kemulutnya. Sulli semakin gila dengan luka hatinya saat lidahnya menangkap rasa nasi goreng buatan minho masih sama dengan beberapa tahun yang lalu, dimana mereka masih bersama dan hampir menghabiskan seluruh waktu hanya untuk berdua. Tubuh sulli semakin lemah, ia tanpa sengaja menjatuhkan sendok ke meja dan mengunyak nasi goreng itu dengan bibir yang terus bergetar, masa lalunya, masa lalu yang sangat manis tapi saat ini begitu pahit bila diingat.

Sulli sama sekali tidak tau bahwa tak jauh dari sana, minho masih memperhatikannya. Minho tak kalah sakitnya,,, ia membalikkan tubuhnya dan bersandar pada dinding. Minho menangis, teringat masa-masa indahnya dulu bersama sulli.

Flashback.

“oppa, aku lapar” minsul baru memasuki apartemen milik minho.

“ne, tunggulah di sofa. Oppa akan meletakan lukisan oppa dulu dikamar,, arasho?” minho tersenyum pada yeojanya, dan mengelus rambut sulli pelan. Sulli tersenyum dan mengangguk ia pun segera berjalan menuju sofa dan membaringkan tubuh tinggi nan rampingnya di sofa mahal milik choi minho.

“oppa palliwa,,,” rengek sulli yang mulai kelaparan hingga cacing di perutnya mulai protes.

“ne,, ne” minho keluar dari kamarnya dan mulai berjalan kedapur minimalis miliknya.

“oppa, kau mau masak nasi goreng buatku eoh ?”

“tentu saja, apa ada yang lain yang ingin kau makan chagi?” tanya minho, sulli menggeleng

“nasi goreng oppa, number one,,, “. Minho tersenyum dan melanjutkan aktifitasnya sedangakn sulli hanya duduk manis sambil terus tersenyum memandangi tubuh kekasihnya yang sedang sibuk membuat nasi goreng.

“cha~~~” minho datang dengan 2 piring nasi goreng di tangan kanan dan kirinya. Sulli bertepuk tangan dengan riangnya seperti anak kecil yang baru saja di berikan mainan baru oleh appanya.

“huaaaaaaaaaah, daebak” sulli terpukau, tapi selanjutnya ia mengeritkan dahinya saat ada yang berbeda.

“wae chagi?” ujar minho saat melihat ada yang aneh pada diri yeojanya.

“oppa, kenapa telurnya hanya ada satu?”

“oppa, lupa membeli telur”

“aku tidak mau makan kalau telurnya hanya ada satu oppa” sulli melipat kedua tangannya dan merajuk.

“baiklah, oppa akan pergi membeli telur di minimarket terdekat, kau diamlah disini NE”  tanpa protes ataupun marah pada sifat sulli yang terkadang kekanak-kanakan minho pun dengan ikhlas pergi keluar hanya untuk membeli telur buat sulli. Permintaan sulli adalah sebuah kewajiban yang harus ia laksanakan. Asalkan sulli bisa tersenyum ia akan melakukannya sebisa yang ia bisa.

Sulli tersenyum dan menunggu dengan setianya di sofa. Matanya tak terlepas dari nasi goreng buatan minho. Hingga minho datang dengan sekeranjang telur yang baru ia beli. Tak aneh minho selalu menyetok banyak telur di kulkasnnya. Karena yeojanya sangat maniak dengan telur mata sapi.

“tunggulah sebentar, oppa akan membuatkannya untukmu” ujar minho saat melihat sulli tengah tersenyum cerah dengan mata yang berbinar-binar sedang memandangi keranjang telur yang sedang ia jinjing.

“hmm, sepertinya yeojaku ini lebih mencintai telur dari pada aku” ujar minho main-main saat ia mulai memasak telur diatas teplon yang mulai panas. Sulli yang merasa selalu merepotkan namjanya langsung berdiri dan memeluk minho dari belakang.

“miane oppa” ujarnya pelan, minho berbalik menghadap sulli dan menatapnya.

“kau harus membayar semua ini chagi” minho mulai tersenyum nakal, sulli mengeritkan keningnya.

“mwo?, berapa yang harus aku bayar,,,, “ tanya sulli dengan polosnya.

“ck, kau pura-pura tidak tau apa ingin memancing oppa eoh ?”

Sulli mengeleng innoncent,” dengan ini” minho memajukan wajahnya , sulli pun yang masih belum mengerti masih terdiam di tempat tak berkutik sampai bibir minho dengan lembut menyapu perbukaan bibir sulli, sulli memejamkan matanya merasakan sensasi yang lagi-lagi keluar dari dalam tubuhnya saat minho dengan mesranya mencium bibirnya. Sulli pun mulai mengaitkan tangannya di leher minho dan ikut membalas setiap lumatan yang diberikan dari bibir minho.

“oppa,, “ tiba-tiba sulli mendorong dada bidang minho, hingga tautan diantara mereka pun terlepas.

“wae chagi” tanya minho agak sedikit kesal karena merasa sangat terganggu aktifitasnya dihentikan oleh lawannya(?)

“aku mencium mau gosong”

Mendengar itu minho tersadar dan membalikan badannya dan benar saja telur mata sapinya gosong, mengepul lah asap hitam yang membuat keduanya terbatuk-batuk.. minho segera membuka jendal dan menyalakan mesin untuk menetralisir asap.

Mereka tertawa bersama sesaat menyadari bahwa tindakan mereka barusan bisa saja mengancam nyawa mereka berdua.

Flashback end.

Minho menghapus air matanya, masa lalu itu tidak akan kembali muncul. Ia berjalan dengan gontainya menuju kamar. Ia tidak tau apakah malam ini dia bisa tidur atau tidak.

---

“direktur, pembangunan ini sudah berjalan 40 %,, tapi masih banyak modal yang harus kita dapatkan dengan segera. “ ujar salah satu manajer kepercayaan appanya sulli, choi siwon.

“aku tau, kita telah menerima banyak investasi dari seluruh investor yang ada. Aku akan menyiapkannya. Ingat pembangunan ini harus selesai lebih cepat dari perkiraan sebelumnnya” ujar sulli tegas dan beribawah. Sang pegawaipun tunduk hormat dan permisi untuk pamit. Tiba-tiba pandangan sulli tertuju pada sosok namja yang sedang berbincang dengan salah satu pekerja, minho. Ya minho sedang berbicara akrab dengan pekerja. Terlihat santai dan keduanya terlihat akrab. Saat minho telah selesai bicara , minho tanpa sengaja menangkap sulli yang memandanginya. Sulli pun yang tertangkap basah langsung memalingkan wajahnya dan berjalan menjauh tapi percuma langkah panjang minho bisa mengimbanginya.

“kau sangat cantik” minho memandang sulli dari ujung kaki sampai ujung rambut.

“jaga ucapanmu!, ini semua ulah minrin eonni,, dia menganti seluruh pakainku dengan pakaian menyebalkan ini. Aku tidak punya pilihan lagi, jadi mau tidak mau aku harus memakainya” ujar sulli ketus.

“tapi dulu kau sangat menyukai pakaian seperti ini”

Sulli menghentikan langkahnya dan mendelik kesal kearah minho.

“aku tak sama dengan yang dulu”

Sulli melanjutkan langkahnya

“kau masih sulli yang dulu”

“sulli yang dulu sudah pergi”

“kalau begitu kembalikan sulliku yang dulu”

Sulli terdiam mematung, minho menatap kedalam bola mata sulli,, ia bisa melihat sulli nya masih ada di dalam sana.

“aku ingin sulliku”

PLAK dengan telaknya tangan sulli menderat tanpa sebab di pipi minho. Hingga membuat minho terkejut dan menatap tak percaya kearah sulli. Sulli menatap kesal kearah minho kemudian berjaln meninggalkan minho, kali ini minho tidak mengerjar, ia hanya bisa membatu merasakan pedihnya luka yang semakin membesar dihatinya. Pedih bukan karena bekas tamparan dari tangan sulli. Pedih karena gagalnya dia untuk terus mempertahankan sulli disisinya.

TBC

ASELOLE,,heheh
Mian ya gaje n typo,, tapi jangan lupa komentarnya
YAAAA

44 komentar:

  1. Aaa eonni-ah ini bener bener bikin geregett!!
    kok pendek banget sih eon?? coba aja panjang ceritanya -_-
    tapi tetep bagus kok :D
    Next ya eon :) dan gomawo udah mau post part 9 nya ;)

    BalasHapus
  2. Sulli knpa egois bngt eoh sma minho oppa , ayolah sulli minho oppa masih syang sma kmu
    Next ne eon :)

    BalasHapus
  3. cepet balikin sulli jadi yg dulu :(

    BalasHapus
  4. Aduh sull,,ayodong percaya lagi sama minho,,dia masihh cinta sama kamu sull. Thor,,semoga chap sesudahnya ada momentmomentnya yaa :). Lanjut thor

    BalasHapus
  5. Kasian ya minho oppa,, sulli eonni gengsinya tingkat internasional nih eon :( balikan dong

    BalasHapus
  6. Aduh min ko pendek amat sih lg enak2 bca eh mlh tbc,,, minhoa yg sbr ne sulli psti akan kmbli pdmu.... D tggu lanjutanya ne

    BalasHapus
  7. hadeuh sulli kenapa selalu memungkiri masih cinta sm minho, sabar minho...kl minho udh sm orang baru rasa lohhh. mudah2an ada keadaan yg memaksa sulli hrus menikah dgn minho supaya minho bs berusaha dan kita lihat sulli menyerah dan mengakui msh mencintai minho atao ga. dripada ditampar pake tangan mending pake bibir seksimu sull minho pasti seneng heheheheheh. makasih mimin update soon yah?

    BalasHapus
  8. Huaaa kapan ssul eonni sadarnyaaa . Minsul balikan lahi dooong .
    Lanjut yaaaa :)

    BalasHapus
  9. Aisssshhhhh....
    Choi sulli knp kau begitu egois eoh???
    Pdhl memori ttg minho msh ada di fikiranmu, knp menganggapnya hanya angin belaka...
    Si minho juga ini cm bs meratapi nasib, ayo kejar sulli lagi

    Lanjut nda....
    Cipok authornya :-*

    BalasHapus
  10. sulli eonni kelewatn nih, lanjung dong thor, seru nih ^^

    BalasHapus
  11. Iiisshh.. pendek amat, tanggung bacanyaaa..
    Ini bikin gereget n sedih.. kpn diri mereka yg dulu bisa kembali lg..
    Rasanya klo mereka saling jujur, hati mereka gkan sesakit ini..

    Huaaa.. #elapingus :'(

    BalasHapus
  12. ssul kenapa egois gitu, kalo suka ya bilang aja suka wkk kasian si ming udah buatin makanan malem-malem + dapet tamparan lagi XD aselole
    ff ini harus happy ending huaa kasian kan mereka saling sakit hati(?)
    next ^_^

    BalasHapus
  13. Yaaaah sulli kurang minho. sabar ya minho. Min bikin moment biar sulli nyadar donk hehe

    BalasHapus
  14. Akhirnyaaaaaa ff nya muncul juga, daebaak
    Next ya, jgn lama lama ya hihi

    BalasHapus
  15. aaahhhh eonni~ >.<
    knp pendek bnget crtnya?? ap aq yg kcptan ya bcany??
    heuumm.. msh serius nunggu ff ini ni :D
    crtny mkin mndebarkaan >.<

    BalasHapus
  16. udah balikan ajaa sull jangan dipendem2.... kenapa minho ditampar huhu
    ditunggu thor kelanjutannya ^^

    BalasHapus
  17. Aku udah lupa yang ini , mian 😞 tpi layaknya harus baca dri 1 lagi😃

    BalasHapus
  18. sulli terlalu gengsi tuk balikan dngn minho...

    BalasHapus
  19. yah authooor, kok pendek bgt sih :'(
    aku penasaran bgt nih, kok mereka berantem teruus, kapan mereka baikannya? kapan mereka balikannya?
    hmm author aku tunggu lanjutannya ne? jangan lama2 hehe

    BalasHapus
  20. eonni sampai part keberapa sih miss you?
    jangan lama" yah posting nya cape di PHP in sama ff nih

    BalasHapus
  21. Di chapter ini miris banget bacanya eon </3 sulli kasiaann, minho jugaa :( Jangan pada nyembunyiin perasaan nya masing" pleasee :( ayoo ming fighting buat dapetin ssul lg! 💑 daebak eon! Next yaaa ;)

    BalasHapus
  22. lanjut end kan aja chap 10 :v /
    #hipiphorray
    kesel ama FFnya ni penasaran :3

    BalasHapus
  23. sulli eonni msh aja egois sih.. pdahal kan dia sendiri menderita.. kasian minho oppa ..
    hem lg enak terbwa suasana eh tau"a udh TBC aja -.-
    kependekan min ff'a tp gumawo udh d posting .. d tunggu sangat next chap'a .. jngn lama" y min ^^

    BalasHapus
  24. ya allah,, nyesek,, kyk nya aku lupa alur sebelumnya jdi bingung mw coment apa

    BalasHapus
  25. ssul eonn knpa mingnya ditampar T.T ssul gengsi bnget sih. padahal jelas2 dy masih cinta ama ming oppa -_-!
    next eonn jangan lma2 ne. ^^

    BalasHapus
  26. Jangan bilang Sulli nya punya penyakit yang bikin dia gak mao deket ama Minho lagi. Inget part2 awal soalnya ndaa soal Ssul yg gak mao di ajak berobat ama Minho. Apa iyaaa ??? Gak mungkin karena harta doang kan. . Ewwwwwww. . Nyeseeeeek bacanta. :(

    BalasHapus
  27. konflik yg makin meruncing nech,,"kembalikan sulliku yg dlu" wuuiiishhhh kata2 yg seharusnya bikin sulli melelh tapi minho mlah dapet ciuman telapak tangan sulli,iisssshhh ksihan amat sch m hub minsul..mkiiin seruu min,dtggu chap slnjut'a minn..

    BalasHapus
  28. gak kebayang minho oppa ditampar

    BalasHapus
  29. Yahh ssul masih aja terus keras bgt sama pndiriannya :''
    Miris bgt disini moment minsulnya :''
    Kasian kan jadinya minho :''
    Ssul ayo dong brubah kyk ssul yang dulu yaaa
    Next thor wait ya :*

    BalasHapus
  30. ssul jangan jutek2, perasaan kan ga bisa dibohongi jujur aja udahan jutek2anny! ntar klo minho dah putus asa trs pindah kelain hati gmn?

    BalasHapus
  31. Waaa
    Kasihan Minho nya.
    Jahat banget si Sulli.
    Ughh, yang sabar ya buat Minho oppa.
    Dan jaga emosi buat Sulli eoni.
    Makasih ya thor atas chap nya.
    Semangat lanjutin

    BalasHapus
  32. Daebak thor, suka banget pas bagian flashback next jangan lama-lama dong thor nanti keburu jamuran nungguinnya

    BalasHapus
  33. nyesek bgt bacanya
    kpn sih mrka brsatu lg mnghilangkan sgla keegoisan mrka
    thor lanjut bnykin minsul moment jgn lama ngpostny

    BalasHapus
  34. ya sulli eonni jangan terlalu egois jangan mendem perasaan mulu -__-
    next thor setia menunggu :)

    BalasHapus
  35. kasihan banget sih minho ditampar sama sulli , lagian sulli nya juga masih suka kenapa harus benci gitu sih , yg buat hubungan mereka putus juga karna sulli nganggap minho itu enggak tau apa2 tentang bisnis , kalo emang suka kenapa harus pura2 , lagian sulli juga pengen balik sama minho lagi kenapa harus egois dan benci gitu sama minho , minho nya kasihan banget disin, sadarin sulli dong sebelum bener2 kehilangan minho ntar sama suzy lagi .

    BalasHapus
  36. hmmm sull ma min sweet bgt, mino ngebuatin nasgor buat sull.
    aslian sedih bgt ngeliat sull ma mino, yg galau bgt kalo inget masa lalu,, huauuaaa

    minoo suulll. sabar ya, pasti kalian nanti bersatu,
    lanjutt...

    BalasHapus
  37. waaah kapan nich bersatunya bikin penasaran bangeeet . . . gilaaaa . . :)

    BalasHapus
  38. duch sakit baby sul knpaoppa min dtampar

    BalasHapus
  39. hizzz jadi gemes sama sulli,, egonya gede bangettt sampe nampar minho oppa
    konfliknya jga jadi semakin menajam aja

    BalasHapus

 
Choi Minho & Choi Sulli Couple FanFiction Blogger Template by Ipietoon Blogger Template